22.5 C
Mataram
Kamis, 18 Juli 2024
BerandaDaerahFenomena Lombok Berkabut, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena Lombok Berkabut, Ini Penjelasan BMKG

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Beberapa wilayah di Pulau Lombok dilaporkan berkabut saat pagi hari, Rabu (24/5). Mulai dari Lombok Tengah (Loteng) hingga Lombok Barat (Lobar) dan beberapa wilayah lainnya. Kabut yang melingkupi pemukiman warga dan ruas-ruas jalan pun membuat jarak pandang terbatas. Fenomena ini pun disebut lumrah terjadi, terutama memasuki musim kemarau.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) BIZAM, M Alfiansyah Pradana menjelaskan fenomena kabut yang melingkupi wilayah di Pulau Lombok itu tidak terjadi kali ini saja, melainkan terjadi juga pada tahun-tahun sebelumnya. Kabut pun disebutnya turun baik pagi maupun malam hari.

“Kabut itu sendiri bisa disebut kabut radiasi, terjadi karena suhu permukaan yang dingin dan mendinginkan udara di atasnya sehingga uap air ini menjadi kabut,” ujarnya, Rabu (24/5/2023) di kantornya.

Menurutnya, saat terjadi fenomena kabut tersebut yang paling mudah untuk diamati adalah berkurangnya jarak pandang. “Tidak membahayakan, tapi masyarakat bersiap dalam arti musim kemarau pagi hari ketika jarak padang, terutama dalam berkendara, harus mengecek lampu motor,” terangnya.

- Advertisement -

Dijelaskan, fenomena kabut yang terjadi pada Rabu (24/5) pagi pun mempengaruhi jarak pandang pengguna jalan. “Jarak pandang ini memang tergantung juga, tapi kalau pengamatan tadi ini jarak pandang sekitar 100 meter ke bawah,” terangnya. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer