Mataram (Inside Lombok) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mataram mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh kekhidmatan di aula madrasah. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zamroni Aziz, yang kehadirannya memberikan motivasi religius bagi seluruh civitas akademika.
Dalam sambutannya, Zamroni menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Beliau menyatakan bahwa Nabi Muhammad adalah figur teladan yang sempurna dalam segala aspek kehidupan, bukan sekadar pembawa risalah Islam. “Peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kecintaan kita kepada Rasulullah. Para siswa MAN 1 Mataram, sebagai generasi muda, harus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, nilai-nilai seperti santun dalam berkata, jujur dalam bertindak, sederhana dalam hidup, dan penuh kasih sayang adalah warisan yang harus dijaga. Zamroni juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter di madrasah, di mana prestasi akademik harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak dan spiritualitas.
“Kecerdasan tanpa akhlak akan menjadi bumerang. Sebaliknya, akhlak mulia yang ditopang oleh ilmu pengetahuan akan melahirkan generasi unggul, generasi Qur’ani yang mampu menjawab tantangan zaman,” tambahnya.
Acara menjadi semakin syahdu saat Kakanwil mengajak seluruh siswa dan siswi melantunkan salawat bersama. Lantunan salawat yang menggema di aula menciptakan atmosfer kebersamaan dan religiusitas yang mendalam.
Kepala MAN 1 Mataram menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kakanwil Kemenag NTB, yang disebutnya memberikan semangat baru bagi para siswa, tetapi juga menjadi teladan nyata. “Kehadiran Bapak Kakanwil menjadi motivasi luar biasa bagi siswa-siswi kami. Semoga pesan yang beliau sampaikan dapat tertanam kuat dalam diri generasi muda,” ungkapnya.
Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini berjalan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Kegiatan diisi dengan tausiyah, pembacaan salawat, dan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan pendidikan, dan keberkahan bagi seluruh umat.

