Mataram (Inside Lombok) – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) NTB memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji di wilayah NTB aman selama perhelatan MotoGP Mandalika. Koordinasi antara Pertamina dan agen-agen Hiswana Migas telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan.
Ketua Hiswana Migas NTB, Reza Nurdin, mengatakan pihaknya mengambil langkah proaktif terkait pasokan elpiji, terutama selama event balap internasional berlangsung. Kebutuhan elpiji 3 Kg untuk masyarakat umum tetap diprioritaskan, sementara pelaku UMKM didorong menggunakan Bright Gas 5,5 kilogram. “Ini juga sudah dari Pertamina supportnya. Jadi untuk UMKM yang ikut dalam kegiatan Mandalika didukung penuh untuk gasnya. Pertamina yang siapkan tabungnya, infonya seperti itu,” ujarnya, Selasa (30/9).
Reza menambahkan Pertamina akan menyediakan tabung Bright Gas khusus bagi sekitar 120 UMKM yang telah terdaftar di Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Pasokan elpiji non-subsidi, baik ukuran 5,5 Kg maupun 12 Kg, juga dipastikan tetap lancar. Agen-agen diminta bersiaga dengan operasional tambahan selama penyelenggaraan MotoGP.
“Agen-agen non-subsidi sudah diminta untuk siaga dan mempersiapkan operasional mereka untuk mempersiapkan tambahan selama MotoGP,” terangnya.
Selain elpiji, ketersediaan BBM di seluruh NTB juga dipastikan aman tanpa kendala distribusi. Stok BBM mencukupi kebutuhan untuk empat hingga lima hari kedepannya. “Stok BBM kita aman untuk semua jenis produk. Apabila ada peningkatan permintaan, kami siap untuk menambah pasokan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” pungkasnya. (dpi)

