58 Orang Dinyatakan Reaktif dalam Rapid Test di Lotim

Lombok Timur (Inside Lombok) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Lombok Tinur (Lotim) tengah gencar melaksanakan penelusuran kontak terhadap beberapa klaster yang ada di Lombok Timur. Sebanyak 58 orang menunjukkan hasil reaktif setelah dilakukan rapid test atau tes cepat covid-19.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Lotim, H Faturrahman mengatakan, dirinya telah melaksanakan penelusuran kontak dengan beberapa klaster yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Termasuk juga yang kontak erat dengan pasien yang dinyatakan positif. Satgas yang berada di Puskesmas telah melakukan rapid test terhadap orang yang berhasil ditelusuri.

“Dari hasil tracking, kami menadapati ribuan warga yang berasal dari klaster Aik Nyambuk, Madura dan juga warga yang pernah kontak dengan pasien positif,” ucap Faturrahman.

Lanjutnya, dari hasil penelitian penelusuran kontak sebanyak 1010 orang yang berasal dari klaster Aik Nyambuk, Madura dan yang pernah kontak langsung. Dari hasil rapid test itu, sebanyak 58 orang yang dinyatakan hasilnya reaktif.

“Dari 1010 merupakan terdapat 128 orang dari klaster Gowa dan 34 dinyatakan reaktif,” jelas Faturrahman.

Data tersebut merupakan data komulatif yang berhasil dirangkum oleh Satgas Lotim sejak 1 April s/d 20 April 2020. Semua yang dinyatakan reaktif sudah selesai penanganan di rusunawa maupun di RSUD Soedjono Selong dan 9 diantaranya baru dibawa ke rusunawa untuk menjalani karantina.

Dari hasil penelusuran yang didapati, selanjutnya akan di tangani lebih lanjut berdasarkan gejala yang dialami. Pasien reaktif dengan gejala ringan akan dibawa ke rusunawa untuk dikarantina dan berstatus ODP. Sedangkan untuk pasien dengan gejala berat akan dirawat di RSUD sesuai dengan SOP yang ada dan dikategorikan sebagai PDP.

“Dari data hasil rapid test terbaru dari kemarin tanggal 19 s/d 20 April, sebanyak 9 orang yang dibawa ke rusunawa untuk dikarantina,” ucap Faturrahman.

Faturrahman berharap dengan dilakukan penelusuran kontak ini dapat meminimalisir angka penyebaran covid-19 di Lotim. Ia mengimbau kepada masyarakat, jika ada keluarga maupun tetangga yang baru pulang dari luar daerah, untuk secepatnya dilaporkan ke puskesmas maupun gugus tugas Lotim

“Tetap jaga kesehatan mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga di rumah dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya.