26.5 C
Mataram
Kamis, 18 Juli 2024
BerandaKesehatanVaksinasi HPV Disebut Bikin Mandul, Kemenkes Tegaskan Hoaks

Vaksinasi HPV Disebut Bikin Mandul, Kemenkes Tegaskan Hoaks

Lombok Barat (Inside Lombok) – Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Mohammad Syahril memastikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) yang sedang dijalankan pemerintah saat ini aman dan pada umumnya tidak menimbulkan reaksi serius pada penerima vaksin. Pernyataan itu mengikuti adanya tautan yang tersebar di media sosial soal program vaksinasi HPV pada anak-anak perempuan di Indonesia disebut bertujuan memandulkan.

Syahril pun memastikan informasi bahwa pemerintah ingin memandulkan generasi muda Indonesia lewat pemberian vaksin HPV adalah hoaks. Dijelaskannya, reaksi dari vaksin tersebut secara umum akan ada pembengkakan dengan warna kemerahan dan nyeri ringan pada bagian suntikan. Di mana reaksi itu biasanya timbul satu hari setelah pemberian imunisasi dan dapat berlangsung satu sampai tiga hari.

“Termasuk juga reaksi umum seperti demam yang bisa muncul setelah pemberian imunisasi,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi yang diterima Inside Lombok.

Lebih lanjut, Syahril memaparkan bahwa imunisasi HPV bertujuan mencegah kanker serviks yang disebabkan oleh infeksi HPV. Bahkan, keberhasilannya diklaim dapat mencapai 100 persen jika diberikan sebanyak dua dosis pada anak perempuan saat berusia 9-13 tahun.

- Advertisement -

“Komitmen Indonesia dalam pencegahan kanker serviks dibuktikan dengan masuknya Imunisasi HPV ke dalam program imunisasi nasional sejak tahun 2023,” jelas dia. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer