Awas Modus! Pura-pura Minta Tolong Ternyata Maling Motor

Terduga pelaku pencurian sepeda motor dengan modus minta tolong. (Inside Lombok/Istimewa)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah diminta mewaspadai aksi pencurian sepeda motor dengan modus minta tolong. Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Kopang.

Pelakunya adalah seorang pemuda pengangguran inisial SH (29) warga Desa Montong Terep, Kecamatan Praya.

Dia harus mendekam di dalam penjara setelah ditangkap oleh anggota Satreskrim Polsek Kopang, Rabu (5/8/2020) kemarin. Pria tersebut nekat melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Kopang.

Kapolsek Kopang, AKP Suherdi, Kamis (6/8/2020) mengatakan, kejadian pencurian yang dilakukan pelaku itu terjadi pada bulan April 2020 lalu, dimana pada saat itu korban bernama Muhammad Heri (21) warga Desa Monggas yang menggunakan sepeda motor disetop oleh pelaku.

Kemudian pelaku meminta korban mengantarnya ke Desa Montong Terep, setelah sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku meminta korban untuk berhenti dan pelaku turun dengan alasan untuk menunggu temannya.

“Saat korban ikut turun dari kendaraannya, pelaku langsung menghidupkan sepeda motor korban dan membawanya kabur,” jelasnya.

Atas kejadian itu, korban langsung melapor kepada pihak kepolisian. Selanjutnya anggota melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku saat melakukan aksi yang sama di wilayah Desa Bodak Kecamatan Praya.

“Dengan modus meminjam sepeda motor, tetapi korban merasa curiga, sehingga membuntuti pelaku dan akhirnya ditemukan di Narmada”,katanya.

Selanjutnya korban meminta bantuan ke Polsek Narmada untuk mengamankan terduga pelaku. Polsek Narmada kemudian menghubungi Polsek Praya.

“Dan setelah diintrogasi pelaku mengaku pernah melakukan tindak pidana di wilayah hukum Polsek Kopang”,jelasnya.

Atas hal itu, anggota Polsek Praya mengamankan terduga pelaku ke Polsek Kopang.

“Pelaku telah diamankan di Polsek Kopang untuk proses hukum lebih lanjut,”ujarnya.