Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan di Sambelia

85
Ilustrasi (Image source : Republika)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dua terduga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di Desa Dadap, Kecamatan Sambelia, Lotim, berhasil ditangkap Polres Lombok Timur (Lotim).

Diketahui saat melancarkan aksinya, terduga pelaku yang beranggotakan empat orang datang menggunakan dua unit sepeda motor. Di mana dua orang terduga pelaku bertugas untuk mengambil kendaraan warga yang berada di halaman rumah di Dusun Gapuk, Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Lotim.

“Empat orang datang menggunakan dua kendaraan dan mengambil kendaraan warga yang terparkir di halaman rumah,” kata Kapolres Lotim, AKBP Herman Suriyono S.I.K saat ditemui di ruangannya, Senin (24/01).

Para terduga pelaku dengan mudah membawa kabur kendaraan korbannya dikarenakan tanpa dilengkapi pengamanan ganda. Akibatnya dua sepeda motor korban lenyap dibawa para terduga pelaku, Senin (24/01) dini hari.

“Pelaku dengan mudah membawa kabur sepeda motor karena tanpa kunci stang dan juga tanpa menggunakan pengamanan ganda,” jelasnya.

Dua dari empat terduga pelaku yang berhasil diamankan Polisi yakni WR dan juga M, di mana keduanya merupakan warga Desa Dadap, Kecamatan Sambelia, Lotim.

Terduga pelaku berhasil diamankan Polisi di Jalan Labuhan Pandan, Kecamatan Sambelia tanpa perlawanan. Kini kedua terduga pelaku diamankan di Polres Lotim.

Adapun dua terduga pelaku lainnya sedang dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang. Akibat aksi para terduga pelaku, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp8 juta.

Dari tangan terduga pelaku yang berhasil ditangkap, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga unit sepeda motor. Dua di antaranya merupakan kendaraan yang digunakan terduga pelaku melancarkan aksinya dan satu lainnya kendaraan milik korban.

“Atas aksinya terduga pelaku kita kenai Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara,” pungkasnya. (den)