Puncak Event Bau Nyale 2022 Bisa Disaksikan Virtual

262
Perayaan Bau Nyale tahun sebelumnya. (Inside Lombok/Istimewa)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Puncak perayaan Festival Bau Nyale di Kabupaten Lombok Tengah telah ditetapkan pada tanggal 20-21 Februari mendatang. Pada tahun ini, event Bau Nyale atau menangkap cacing laut ini bisa disaksikan secara virtual.

Selain untuk meningkatkan gaung Bau Nyale, hal ini dilakukan agar masyarakat yang tidak bisa terlibat langsung tradisi tahunan tersebut tetap bisa menyaksikan secara virtual.

“Kita akan naikkan (gaungnya) dengan metodologi digitalisasi. Pendekatannya konsep kita di tiga venue, tidak hanya fokus satu venue,” kata
Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, H. Lendek Jayadi, Senin (24/1/2022) di Praya.

Bau Nyale juga akan terintegrasi di tiga kecamatan lewat virtual ini. Tidak hanya di Kecamatan Pujut saja. Namun juga di Kecamatan Praya Barat dan Praya Barat Daya. Saat ini, konsep Bau Nyale secara virtual sedang disusun untuk disampaikan kepada Bupati maupun Pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat untuk ditetapkan.

“Ini sedang kita bangun konsepnya. Nantinya itu akan difinalkan oleh para pemangku kepentingan di tingkat kabupaten, provinsi dan juga di pusat,” jelas Lendek.

Sementara itu, pelaksanaan event Bau Nyale ini akan dirangkaikan dengan beragam event budaya di lima titik pantai di Lombok Tengah. Pemerintah setempat juga rencananya akan memberikan hiburan-hiburan menarik bagi pengunjung yang datang.

Hiburan tersebut seperti Bepaosan (tarian) Betandak, Belancaran, Peresean, Wayang Kulit dan seperti biasanya ada acara pemilihan Putri Mandalika.

“Kegiatan budaya akan dirancang menjadi branding event Bau Nyale. Karena ini adalah tradisi yang harus dilestarikan,” katanya.

Sementara beberapa lokasi Bau Nyale yang disiapkan di antaranya adalah Pantai Kuta Mandalika, Pantai Mawun, Pantai Selong Belanak, dan Pantai Torok Aik Beleq.

Selain itu, meski pelaksanaan Bau Nyale dilaksanakan di tempat terbuka. Namun masyarakat yang hadir harus tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. (irs)