Pelaku Curanmor di Lotim Tewas Diamuk Warga

892
Ilustrasi

Lombok Timur (Inside Lombok) – Mr X, pelaku curanmor yang menjalankan aksinya di Dusun Montong Agung, Desa Danger, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Selasa  (6/10) sekitar pukul 05.00 Wita dihajar massa hingga babak belur dan meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Informasi yang di himpun, pelaku menjalankan aksinya saat korban sedang memanaskan motornya di lorong rumahnya,  sebelum berangkat untuk berdagang. Kurang lebih dua menit memanaskan motornya, korban masuk ke dalam rumah untuk mengambil baju yang akan digunakan jualan ke pasar.

Tetapi saat korban ke luar dari dalam rumahnya, korban tak menemukan motornya, justru  korban mendengar suara knalpot sepeda motornya di luar rumah. Korban langsung ke luar dan mengejar pelaku yang membawa motornya sambil teriak maling.

Pelaku yang mendengar teriakan maling langsung panik dan berusaha membawa kabur sepeda motor dengan kecepatan tinggi, namun aksi pelaku terhalang gara gara menabrak salah seorang warga setempat yang saat kejadian sedang berdiri di gang.

Akibat aksinya ini, pelaku terjatuh ke  parit bersama sepeda motor milik korban. saat terjatuh itulah pelaku sempat mengeluarkan sebilah parang  parang dari dalam tasnya.

Melihat kejadian itu pelapor mundur dan pelaku berusaha untuk kabur, kemudian dikejar warga dan ditemukan di pojok masjid.

Saat itu juga pelaku sempat mencoba menebas korban (saksi), tetapi berhasil mengelak dan menangkap pelaku bersama warga setempat.

Meski sudah di tangkap pelaku sempat juga berusaha untuk kabur, yang akhirnya pelaku dikeroyok massa hingga babak belur bahkan sampai pingsan.

Kapolsek Masbagik AKP Zainuddin Basri yang dikonfirmasi membenarkan adanya pelaku curanmor yang tertangkap tangan warga, dan pelaku dihajar hingga babak belur.

“Pelaku sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Masbagik, karena alami patah tulang kaki sebelah kanan, luka bagian kepala muka dan badan akibat dihajar massa,” ungkapnya.

Menurutnya sejak pelaku dirawat di puskesmas sempat tak sadarkan diri akibat luka yang cukup serius

“Karena luka pelaku cukup serius ,dan tak sadarkan diri, oleh  dokter puskesmas langsung  merujuk pelaku ke RSUD Selong,” katanya

Hanya saja dalam perjalanan menuju RSUD, pelaku menghembuskan nafasnya dalam perjalanan.

Karena identitas pelaku belum teridentifikasi, mayat pelaku diamankan di kamar jenazah RSUD. (Ant)