Lombok Timur (Inside Lombok) – Kejadian malang menimpa salah seorang gadis berusia 16 tahun asal Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), ia diduga mengalami pemerkosaan yang berujung hingga melahirkan anak dari hasil kekerasan seksual yang dialaminya. Kini satu terduga pelaku pemerkosaan telah ditangkap tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim.
Salah seorang keluarga korban, AH menuturkan bahwa peristiwa pemerkosaan oleh lebih dari satu orang terduga pelaku berawal pada bulan Agustus 2023 lalu. Korban saat itu diajak keluar dan dijemput oleh terduga pelaku di rumahnya dan dibawa ke salah satu rumah di wilayah Desa Kesik, Kecamatan Masbagik.
Setibanya di rumah tersebut, ternyata ada tiga pria lain yang sudah menunggu kedatangan mereka. Tak lama kemudian, para terduga pelaku melancarkan aksi bejatnya terhadap korban dengan cara bergilir sembari mengancam korban dengan sebilah parah dan mengeluarkan kata kasar.
“Dari hasil cerita korban kepada kami bahwa dia diperkosa secara bergilir oleh tiga orang, dia tidak bisa melawan karena diancam sembari kaki dan tangannya dipegangi oleh para terduga pelaku itu,” ucapnya, Senin (02/11/2024).
Adapun satu terduga pelaku yakni GR (16) asal Kecamatan Masbagik berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Lotim pada Rabu (04/12/2024) sekitar pukul 12.00 Wita. “Saat ini terduga pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Polres Lotim,” jelas Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP I Made Dharma Yulia Putra.
Dijelaskan, Tim Opsnal Polres Lotim telah melakukan serangkaian penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku termonitor sedang berada di desanya. Selanjutnya tim langsung bergegas menuju ke lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku tanpa ada perlawanan.
Adapun sebelumnya terduga pelaku sudah beberapa kali dilakukan pemanggilan oleh pihak Sat Reskrim Polres Lotim. Namun tak pernah dipenuhi dan pergi ke Bali untuk bekerja. Namun tim tak pernah patah semangat dan terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku sehingga saat ini telah berhasil diamankan. “Kami terus melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus ini,” pungkasnya. (den)

