Lombok Barat (Inside Lombok) – Bupati Lombok Barat (Lobar) Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyatakan dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memperkuat promosi dan pemasaran kerajinan cukli dan batik gembok karya warga binaan Lapas Kelas IIA Lobar saat kunjungannya ke lembaga pemasyarakatan di Kuripan, Selasa (18/11/2025). Dukungan itu diberikan setelah LAZ menilai produk tersebut memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan hasil UMKM lokal.
Dalam kunjungan tersebut, LAZ turut melihat langsung proses pembuatan kerajinan serta mencoba membatik bersama warga binaan. Ia menilai kekayaan motif, kerapian pengerjaan, dan nilai filosofis pada karya tersebut menunjukkan kualitas pembinaan yang dijalankan. Menurutnya, produk itu layak untuk dipromosikan lebih luas.
“Karya cukli kerajinan khas Lombok yang memadukan ukiran kayu dan ornamen kerang serta Batik Gembok (motif Mandalika khas Lapas Lobar) ini menjadi bukti bahwa pembinaan tidak hanya membentuk perilaku. Tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomi,” ungkapnya.
LAZ menegaskan Pemda siap mendorong promosi karya warga binaan melalui pameran daerah, katalog UMKM, maupun potensi kerja sama lintas sektor. Ia menyebut dukungan tersebut diharapkan dapat membuka pasar yang lebih luas. “Karya ini bukan hanya indah, tetapi juga membawa pesan positif bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua,” ucap LAZ.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Lobar, Nyoman Agus Sukarma A, menjelaskan bahwa kerajinan cukli dan Batik Gembok merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang rutin diberikan. Pelatihan dilakukan oleh instruktur profesional melalui kerja sama dengan berbagai pihak sehingga kualitas produk terus meningkat. “Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan nyata yang bisa menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” terang Agus.
Selain dua produk utama tersebut, Lapas Lobar juga menampilkan hasil pembinaan lain seperti konveksi, kerajinan tangan, dan olahan pangan. Seluruh karya mendapatkan respons positif dari Bupati dan para pengunjung. Kegiatan itu sekaligus menjadi dorongan bagi warga binaan untuk terus berkarya, dengan harapan dukungan Pemda dapat memperluas pengenalan produk dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga binaan maupun lembaga.

