BerandaLombok TengahPemkab Loteng Imbau Pelaku Wisata Terapkan Tarif Wajar Saat Libur Lebaran

Pemkab Loteng Imbau Pelaku Wisata Terapkan Tarif Wajar Saat Libur Lebaran

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah (Loteng) mengimbau seluruh pelaku dan pengelola pariwisata untuk menjaga keamanan, kenyamanan, serta menetapkan tarif wajar bagi wisatawan selama libur Lebaran. Imbauan ini disampaikan Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri, sebagai upaya menjaga citra positif destinasi wisata, khususnya di kawasan selatan.

Lalu Pathul Bahri menekankan pentingnya pengendalian jumlah pengunjung sesuai kapasitas destinasi guna menghindari kepadatan berlebih. Pengelola diminta menempatkan petugas pengawas di titik rawan serta menyediakan rambu peringatan di kawasan pantai, air terjun, dan area berisiko lainnya. “Pengelolaan harus menempatkan petugas pengawas di titik-titik rawan serta menyediakan rambu peringatan, terutama di kawasan pantai, air terjun, dan area berisiko lainnya,” katanya.

Selain itu, pengelola destinasi diharapkan menyiapkan sarana keselamatan seperti kotak P3K, informasi kontak darurat, serta titik kumpul untuk mengantisipasi kondisi darurat. Aspek kebersihan juga menjadi perhatian, dengan penyediaan tempat sampah yang memadai dan penambahan petugas kebersihan selama periode libur, serta mengajak wisatawan menjaga kebersihan lingkungan.

Lalu Pathul Bahri juga mengingatkan pelaku usaha pariwisata untuk memberikan layanan yang ramah, responsif, dan profesional dengan mengedepankan prinsip Sapta Pesona. “Pelaku usaha pariwisata diminta memberikan layanan yang ramah, responsif, dan profesional dengan mengedepankan prinsip Sapta Pesona, sehingga wisatawan memperoleh pengalaman berkesan selama berkunjung,” imbaunya.

Pemerintah menegaskan agar seluruh pengelola destinasi menetapkan tarif secara wajar dan transparan serta tidak melakukan pungutan di luar ketentuan. Informasi tarif, jam operasional, dan aturan lainnya diminta disampaikan secara terbuka melalui papan informasi maupun media digital.

Koordinasi dengan instansi terkait seperti aparat keamanan, perhubungan, kesehatan, dan kebencanaan juga diminta ditingkatkan. Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 112 yang beroperasi 24 jam secara gratis untuk layanan medis, kebakaran, dan kebencanaan.

“Kami meminta wisatawan untuk menyampaikan kesan, saran, dan keluhan selama berwisata melalui kanal media sosial resmi seperti Go Mandalika maupun Diskominfo Loteng,” tandasnya.

- Advertisement -

Berita Populer