25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurDiminta Mengundurkan Diri dari Data KPM, Pekerja MBG Lotim Masih Terdaftar Sebagai...

Diminta Mengundurkan Diri dari Data KPM, Pekerja MBG Lotim Masih Terdaftar Sebagai Penerima Bansos

Lombok Timur (Inside Lombok) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Timur (Lotim) telah menyerap banyak tenaga kerja lokal dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga berpenghasilan rendah. Namun sejumlah pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diketahui masih tercatat sebagai Kelompok Penerima Manfaat (KPM), sehingga diminta mengajukan pengunduran diri karena dinilai sudah lebih mapan.

Seorang perangkat desa yang enggan disebutkan namanya mengatakan terdapat pekerja SPPG dengan upah setara UMR tetapi masih menerima bantuan sosial. Ia menyebut kondisi ini menimbulkan dilema dan meminta mereka secara sukarela keluar dari data bansos.

“Ini sudah ada yang kerja dengan gaji UMR yang kerja di MBG, itu kita dorong agar memberi ruang terhadap warga lain yang juga sangat membutuhkan,” jelasnya, Kamis (04/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa penerima bansos diprioritaskan bagi warga yang masuk dalam desil 1–5. Karena itu pekerja SPPG yang kini sudah memiliki penghasilan tetap diminta bersedia mundur dari daftar penerima dan dinaikkan ke desil yang lebih tinggi sesuai kondisi ekonomi mereka yang dinilai telah berubah.

“Ini kita minta kerjasama dari koordinator SPPG di kecamatan maupun kabupaten untuk membantu mendorong pegawainya yang masih mendapatkan bansos seperti BLT-DD, PKH, BLTS maupun lainnya,” pungkasnya.

Pihak desa berharap pekerja SPPG dapat dengan rendah hati mengundurkan diri dari penerima bantuan dan para kepala SPPI membantu menyosialisasikan hal tersebut demi memberi ruang kepada warga yang lebih membutuhkan.

- Advertisement -

Berita Populer