24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurPembangunan SMA Garuda di Lemor Tuai Penolakan, Khawatir Ganggu Sumber Air dan...

Pembangunan SMA Garuda di Lemor Tuai Penolakan, Khawatir Ganggu Sumber Air dan Pertanian

Lombok Timur (Inside Lombok) – Rencana pembangunan SMA Unggulan Garuda Nusantara di kawasan Kebun Raya Lemor, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), menuai gelombang penolakan dari masyarakat dan mahasiswa. Pada Kamis (25/9), ratusan demonstran turun ke jalan dan mendatangi kantor DPRD Lotim untuk menyuarakan keberatan mereka.

Aksi tersebut didominasi oleh massa dari Aliansi Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani Menggugat. Mereka menilai lokasi pembangunan sekolah yang direncanakan pemerintah terlalu beresiko karena berada di kawasan vital yang menjadi sumber air dan pusat pertanian bagi masyarakat sekitar.

“Kami tidak menolak hadirnya sekolah unggulan, tetapi Lemor bukan tempat yang tepat. Kawasan ini sangat penting bagi kehidupan warga, mulai dari Suela hingga Pringgabaya,” ujar Wahyu, salah satu koordinator aksi.

Para demonstran mendesak pemerintah daerah agar meninjau kembali keputusan pemanfaatan lahan Kebun Raya Lemor. Mereka khawatir, proyek tersebut akan mengganggu akses air bersih dan mengancam mata pencaharian ribuan warga yang bergantung pada sektor pertanian. “Kami meminta pemerintah mencari lokasi alternatif yang tidak memiliki fungsi strategis seperti Lemor,” tegasnya.

Rencana pembangunan SMA Garuda Nusantara pertama kali terungkap setelah kunjungan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ke Lotim pada 16 Agustus lalu. Dalam kunjungan itu, pemerintah pusat meninjau kesiapan dokumen dan lokasi pembangunan sekolah bertaraf nasional tersebut.

Sekretaris Daerah Lotim, M. Juaini Taofik, menjelaskan bahwa pembangunan akan menggunakan 40 hektare lahan Kebun Raya Lemor, dengan 20 hektare di antaranya dialokasikan khusus untuk pembangunan sekolah. Sisanya akan tetap difungsikan sesuai peruntukan awal. Menurut Juaini, survei lapangan dan pembahasan teknis telah dilakukan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah untuk memastikan proyek tersebut berjalan sesuai regulasi.

Sekolah unggulan ini dirancang menjadi lembaga pendidikan nasional dengan pendanaan penuh dari pemerintah pusat. Meski berlokasi di Lotim, SMA Garuda Nusantara nantinya akan menampung siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

- Advertisement -

Berita Populer