BerandaLombok UtaraCegah Perundungan, Dikbud KLU Perketat Pengawasan Sekolah Lewat CCTV

Cegah Perundungan, Dikbud KLU Perketat Pengawasan Sekolah Lewat CCTV

Lombok Utara (Inside Lombok) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Utara (KLU) memperketat pengawasan untuk mencegah perundungan di lingkungan sekolah dengan mendorong pemasangan kamera pengawas (CCTV), Kamis (19/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memantau titik-titik yang selama ini sulit diawasi oleh guru.

Kepala Dikbud KLU, M. Najib, mengatakan langkah preventif tersebut diambil agar seluruh sudut sekolah dapat terpantau dan meminimalkan potensi tindakan negatif seperti intimidasi antar-siswa maupun pelecehan. Ia menyebutkan meskipun kasus bullying di Lombok Utara tidak tergolong tinggi, potensi kejadian tetap perlu diantisipasi sejak dini.

“Walaupun di KLU tidak terlalu banyak kejadiannya, potensi itu tetap ada. Terkadang ada bullying, bahkan hingga pelecehan. Kami ingin semua aktivitas siswa terpantau jelas, terutama di sudut-sudut sekolah yang tidak terlihat oleh guru,” ujarnya.

Menurutnya, pemasangan CCTV memiliki dua fungsi utama, yakni mencegah tindakan menyimpang karena siswa merasa diawasi serta menyediakan bukti digital apabila terjadi insiden yang memerlukan penelusuran. “Tetapi perlu diingat bahwa CCTV hanyalah alat bantu. Kunci utama terciptanya lingkungan belajar yang aman tetap berada di tangan para tenaga pendidik,” jelasnya.

Ia juga meminta guru dan kepala sekolah untuk tetap melakukan pengawasan aktif, terutama pada waktu-waktu yang rawan seperti saat istirahat atau pergantian jam pelajaran. “Guru maupun kepala sekolah harus benar-benar mengontrol siswanya secara aktif. Pengawasan tidak boleh berhenti saat kegiatan belajar mengajar selesai,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan Dinas Dikbud KLU, pemasangan CCTV mulai dilakukan secara luas oleh sekolah-sekolah di Lombok Utara sebagai komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak. “Saat ini sudah banyak sekolah yang memasang CCTV sebagai komitmen bersama menciptakan sekolah ramah anak,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer