25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraKLU Perkuat Literasi Generasi Muda Lewat Festival Cilinaya 2025

KLU Perkuat Literasi Generasi Muda Lewat Festival Cilinaya 2025

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Festival Literasi Cilinaya 2025 sebagai upaya memperkuat budaya membaca dan menulis, terutama di kalangan generasi muda. Kegiatan ini digelar sebagai respons atas rendahnya tingkat literasi di daerah, padahal literasi merupakan pondasi penting dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pj. Sekda KLU, Sahabudin, mengatakan festival ini tidak hanya bersifat seremonial, namun menjadi aksi nyata dalam meningkatkan minat baca masyarakat. “Festival literasi merupakan rangkaian kegiatan untuk meningkatkan budaya minat baca masyarakat KLU, serta bagian dari upaya membangun indeks literasi masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (26/11).

Ia menegaskan bahwa literasi memiliki makna yang lebih luas dari sekadar membaca dan menulis. Di tengah kemajuan teknologi, masyarakat dituntut memiliki literasi digital, informasi, dan kemampuan memahami berbagai isu secara kritis. “Literasi tidak hanya sebatas membaca teori, tetapi dengan memahami literasi kita bisa melakukan aksi nyata yang memberi kemaslahatan bagi masyarakat,” tegasnya.

Sahabudin juga memberikan apresiasi kepada para penulis asal KLU yang terus menghasilkan karya. Menurutnya, semakin banyak buku yang diterbitkan akan menjadi indikator majunya kualitas SDM di daerah tersebut. “Karya yang dihasilkan adalah bukti nyata dari literasi itu sendiri. Ke depan kita harapkan muncul generasi penerus yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk membangun KLU,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan KLU, Rusdianto, menyampaikan bahwa festival ini berlangsung selama tiga hari dengan beragam kegiatan. Sebelumnya juga telah dilakukan bimbingan teknis, literasi informasi, membaca nyaring, lomba perpustakaan desa, serta lomba video konten literasi.

“Tujuan utama festival ini adalah mempromosikan perpustakaan sekaligus mengembangkan budaya baca dan literasi masyarakat KLU,” ujarnya.

Festival Cilinaya juga bertujuan meningkatkan indeks pembangunan literasi dan memperkuat ekosistem literasi dengan mempertemukan para penulis, pegiat literasi, sastrawan, tokoh budaya, dan berbagai komunitas. “Kegiatan ini menjadi titik balik untuk memperkuat ekosistem literasi di daerah, dengan semangat literasi sebagai momentum kebangkitan budaya baca masyarakat KLU,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer