25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraPemkab KLU dan Baznas Kolaborasi Bangun Hunian Lewat Program Jubah

Pemkab KLU dan Baznas Kolaborasi Bangun Hunian Lewat Program Jubah

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara (KLU) berkomitmen menyediakan hunian layak bagi warganya melalui program Jumat Bedah Rumah (Jubah). Program non-APBD ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Baznas KLU, sebagai solusi sementara bagi masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal.

Bupati KLU, Najmul Akhyar, mengatakan program Jubah merupakan ikhtiar nyata pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan rumah layak bagi masyarakat miskin yang tidak memiliki rumah atau tinggal di rumah tidak layak huni.

“Jubah ini adalah ikhtiar jeda kita, jeda dalam arti sementara kita mendapat bantuan atau keuangan yang besar dari pemerintah pusat atau dari APBD kita, maka jubah ini jalan keluar, terutama bagi saudara kita yang sama sekali tidak ada rumah atau tempat tinggal,” ujarnya, Jumat (7/11).

Program Jubah kali ini berkolaborasi dengan Baznas KLU melalui program Rumah Layak Huni (Mahyani), yang difokuskan pada pembangunan rumah bagi warga di Kecamatan Gangga. Najmul menyebut, salah satu penerima bantuan diketahui sebelumnya tinggal di pos keamanan lingkungan.

“Saya mendapatkan informasi beliau itu tinggal di poskamling, karena memang tidak ada tempat tinggal beliau, ini menjadi keprihatinan kita,” katanya.

Najmul menambahkan, banyak usulan program Jubah yang masuk ke Pemkab KLU dengan kondisi warga yang memprihatinkan. Karena keterbatasan dana pemerintah, ia mengajak seluruh masyarakat dan kalangan pengusaha untuk ikut mendukung program sosial tersebut. “Maka saya kepada seluruh masyarakat KLU tentu berharap, ayo program bersama kita yang kita lakukan tanpa menggunakan dana APBD,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas KLU, Selamat Riadi, menegaskan komitmen Baznas dalam membantu pengentasan kemiskinan melalui penyediaan hunian layak. Sepanjang 2025, Baznas KLU menargetkan pembangunan 35 unit Rumah Layak Huni (Mahyani) di seluruh wilayah KLU.

“Membantu masyarakat kita, terutama para fakir yang belum mempunyai rumah, mudah-mudahan ini bisa membantu mereka dalam rangka mendapat tempat yang layak untuk tinggal,” ujarnya.

Selamat berharap program Mahyani dan Jubah dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan sebagai upaya berkelanjutan mendukung visi pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan ke depan kita tingkatkan, dan mudah-mudahan bisa kita rencanakan di setiap bulan itu kita laksanakan program Jubah. Ini harapan kami dalam rangka mendukung program pemerintah untuk pengentasan kemiskinan, terutama dari kepemilikan rumah warga yang kurang mampu,” katanya.

- Advertisement -

Berita Populer