BerandaLombok UtaraSejumlah Pelajar Terjaring Razia Knalpot Brong di Pelabuhan Carik, Polisi Kedepankan Edukasi

Sejumlah Pelajar Terjaring Razia Knalpot Brong di Pelabuhan Carik, Polisi Kedepankan Edukasi

Lombok Utara (Inside Lombok) – Polsek Bayan berkomitmen dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dengan melakukan penertiban penggunaan knalpot brong/racing di wilayah Kecamatan Bayan, Minggu (26/4) kemarin. Dalam razia tersebut, petugas berhasil menjaring belasan kendaraan yang menggunakan knalpot brong.

Kapolsek Bayan, IPTU I Wayan Ciptanaya, mengatakan bahwa operasi penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari banyaknya laporan masyarakat, terkait maraknya penggunaan knalpot tidak standar serta aksi berkendara ugal-ugalan yang meresahkan.

“Para pelanggar diberikan pembinaan di tempat serta diminta untuk mengganti knalpot tidak standar dengan knalpot sesuai spesifikasi pabrikan,” ujarnya, Senin (27/4).

Sayangnya, mayoritas pelanggar diketahui merupakan kalangan remaja yang masih berstatus pelajar. ​Alih-alih hanya memberikan sanksi kaku, Polsek Bayan mengedepankan pendekatan edukatif. Para remaja tersebut diminta mencopot sendiri knalpot brong mereka dan menggantinya dengan knalpot standar pabrikan di lokasi.

“Penertiban ini bukan semata-mata soal penindakan hukum, tapi lebih kepada edukasi. Kami ingin generasi muda kita paham bahwa keselamatan dan kenyamanan bersama jauh lebih penting daripada sekadar gaya-gayaan,” ungkapnya.

Penertiban difokuskan di kawasan wisata Pelabuhan Carik, yang kerap menjadi titik berkumpulnya masyarakat, khususnya pada sore hari. Namun, kehadiran motor dengan knalpot bising dianggap merusak citra kawasan wisata sekaligus membahayakan pengguna jalan lain.

“Keberadaan kendaraan dengan knalpot brong tidak hanya mengganggu kenyamanan pengunjung, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” terangnya.

Dikatakan, banyak dari kalangan remaja yang terjaring razia knalpot brong ini. Pihaknya mengimbau kepada para orang tua agar lebih aktif dalam mengawasi anak-anaknya saat menggunakan kendaraan bermotor. Menurutnya, kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga.

​”Peran keluarga sangat krusial. Kami memohon kepada para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya. Jangan biarkan mereka menggunakan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi atau melakukan aksi yang bisa mencelakai diri sendiri dan orang lain,” tegasnya

Sementara itu, langkah preventif ini diharapkan mampu mengembalikan marwah Pelabuhan Carik sebagai destinasi yang nyaman bagi wisatawan dan aman bagi warga lokal. Polsek Bayan menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan situasi Kamtibmas di wilayah hukum mereka tetap kondusif.

“​Melalui sinergi antara kepolisian, tokoh masyarakat, dan orang tua, diharapkan tren penggunaan knalpot brong di kalangan remaja dapat ditekan demi terciptanya ketertiban lalu lintas yang hakiki,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer