25.5 C
Mataram
Kamis, 26 Februari 2026
BerandaLombok UtaraTrofi Juara PS Daygun Diganti, PSSI KLU Sebut Jadi Bahan Evaluasi

Trofi Juara PS Daygun Diganti, PSSI KLU Sebut Jadi Bahan Evaluasi

Lombok Utara (Inside Lombok) – Polemik ukuran trofi juara Liga 4 NTB 2025/2026 yang memicu protes di media sosial berakhir setelah Asprov PSSI NTB resmi mengganti piala untuk klub PS Daygun dengan desain yang lebih besar. Penggantian dilakukan menyusul komunikasi antara PSSI Kabupaten Lombok Utara (KLU), manajemen klub, dan panitia pelaksana. Langkah ini disebut sebagai bentuk respons atas masukan klub dan suporter.

Sekretaris PSSI KLU, Budiawan, mengatakan sejak laga final berakhir pihaknya bersama manajemen PS Daygun telah berkoordinasi dengan panitia pelaksana, termasuk Wakil Ketua Asprov PSSI NTB, Suhaimi. Ia menegaskan pentingnya pemberian apresiasi yang sepadan bagi tim juara.

“Semestinya para juara diberikan piala atau tropi yang standarlah, karena ini merupakan marwah dari sebuah liga atau kompetensi dan itu menjadi kebanggaan bagi para klub atau tim yang menjadi juara,” ungkapnya saat dihubungi Inside Lombok, Rabu (25/2).

Sebelumnya, ukuran trofi yang dinilai tidak representatif menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah pendukung PS Daygun juga menyampaikan aspirasi melalui aksi hearing ke kantor Asprov PSSI NTB.

Budiawan menyebut dinamika tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap sepak bola daerah dan harus menjadi bahan evaluasi penyelenggara. “Intinya segala dinamika mulai dari penyelenggaraan hingga final kemarin adalah catatan untuk penyempurnaan ke depan bagi Asprov. Suara klub sebagai anggota dan aspirasi suporter wajib didengar demi perbaikan bersama,” tuturnya.

Ia menambahkan, perhatian tidak hanya pada trofi, tetapi juga aspek teknis lain seperti uang pembinaan dan penghargaan bagi klub. “Ke depan, hal teknis seperti uang pembinaan, kualitas trofi, dan penghargaan lainnya harus betul-betul diperhatikan. Harus ada reward yang sepadan bagi klub agar semangat kompetisi tetap terjaga. Itu yang paling penting,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer