31.5 C
Mataram
Minggu, 8 Februari 2026
BerandaLombok UtaraWujudkan Generasi Emas, Polisi dan LPA KLU Gelar Razia Jam Malam

Wujudkan Generasi Emas, Polisi dan LPA KLU Gelar Razia Jam Malam

Lombok Utara (Inside Lombok) – Tim gabungan Polsek Tanjung bersama Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar razia anak di bawah umur yang kedapatan masih berkeliaran hingga larut malam. Razia ini dilakukan di wilayah Kecamatan Tanjung, Rabu malam (11/6) lalu, sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Lombok Utara Nomor 1 Tahun 2025, yang mengatur penerapan jam malam bagi peserta didik di seluruh wilayah KLU.

Edaran tersebut didasari oleh urgensi menekan angka kenakalan remaja yang kian memprihatinkan, sekaligus melindungi anak-anak dari jerat potensi pengaruh negatif yang kerap menyelimuti lingkungan malam. Pemerintah dan aparat bersatu padu memastikan anak-anak dapat tumbuh kembang dalam lingkungan yang aman dan positif.

“Kegiatan kita mulai kemarin sekitar pukul 23.00 wita di Lapangan 3T Tanjung, di mana petugas menemukan beberapa anak di bawah umur yang masih beraktivitas hingga larut malam,” ujar Kapolres Lombok Utara melalui Kapolsek Tanjung, AKP Remanto, Kamis (12/6).

Meskipun, masih ada beberapa anak yang ditemukan beraktivitas hingga larut malam. Petugas hanya memberikan himbauan dan pembinaan langsung di lokasi, serta meminta anak-anak tersebut untuk segera kembali ke rumah masing-masing. “Kami ingin memastikan mereka berada di lingkungan yang aman dan sehat,” ucapnya.

Kemudian pada pukul jam 00.00 wita lewat, razia dilanjutkan ke area Pantai Impos. Di lokasi ini, tim gabungan tidak menemukan adanya anak di bawah umur yang beraktivitas pada jam malam. Hal ini menunjukkan adanya kepatuhan yang cukup baik di sebagian wilayah, atau setidaknya, kesadaran akan kehadiran patroli.

“Razia ini bukan semata-mata untuk menindak, tetapi lebih kepada upaya pencegahan, pembinaan dan perlindungan anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif di malam hari,” terangnya.

Sementara itu, kegiatan serupa akan terus bergulir, dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Hal ini merupakan manifestasi dari pengawasan bersama yang erat antara Polri, LPA, dan pemerintah daerah. Kolaborasi sinergis ini bertujuan untuk menjaga ketertiban sosial yang berkelanjutan serta melindungi anak-anak, karena mereka adalah aset generasi bangsa yang tak ternilai harganya.

“Melalui upaya kolektif ini, diharapkan Lombok Utara dapat mencetak generasi yang lebih baik, lebih bermartabat, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal moral dan etika yang kuat,” jelasnya. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer