25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramKinerja Riset dan Inovasi Diakui, NTB Sabet Penghargaan BRIDA Optimal 2025

Kinerja Riset dan Inovasi Diakui, NTB Sabet Penghargaan BRIDA Optimal 2025

Mataram (Inside Lombok) — Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih penghargaan nasional dalam ajang Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025 yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jakarta. Penghargaan diterima oleh Kepala BRIDA NTB, I Putu Gde Aryadi mewakili Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal pada Senin (27/10).

NTB dinobatkan sebagai penerima penghargaan pada kategori Peran BRIDA dalam Optimalisasi Potensi dan Penyelesaian Permasalahan Daerah. Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang dinilai mampu memanfaatkan hasil riset untuk mendukung pembangunan dan kebijakan berbasis bukti.

Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara BRIN dan pemerintah daerah. “Melalui apresiasi ini, kami ingin mendorong BRIDA dan BAPPERIDA di seluruh Indonesia agar semakin berperan dalam menghasilkan kebijakan berbasis bukti serta inovasi yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya, Senin, (27/10).

Sementara itu, Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, menegaskan bahwa apresiasi ini bukan hanya bentuk pengakuan, tetapi juga dorongan bagi BRIDA untuk terus memperkuat riset dan pengembangan di daerah. BRIN, katanya, berkomitmen mengoptimalkan peran BRIDA agar kebijakan pembangunan semakin didukung oleh data dan riset ilmiah.

Tahun ini, BRIN memberikan penghargaan kepada 39 lembaga BRIDA dan BAPPERIDA provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan dua indikator utama, yaitu pemanfaatan rekomendasi kebijakan berbasis riset dan peran aktif BRIDA dalam mengoptimalkan potensi serta menyelesaikan permasalahan daerah.

Selain pemberian penghargaan, BRIN juga menggelar Forum Koordinasi Riset dan Inovasi Daerah (FKRID) 2025. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan untuk memperkuat kolaborasi riset lintas wilayah dan mempercepat inovasi daerah yang berkelanjutan.

Provinsi NTB dinilai berhasil memperkuat ekosistem riset dan inovasi, terutama dalam mendorong pemanfaatan hasil riset untuk pembangunan berkelanjutan. Selain NTB, penghargaan serupa juga diberikan kepada Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta, serta sejumlah kabupaten dan kota lain di Indonesia. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer