25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramPemprov NTB Imbau Seluruh Kepala Sekolah di Mataram Pantau Ketat Para Siswa

Pemprov NTB Imbau Seluruh Kepala Sekolah di Mataram Pantau Ketat Para Siswa

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Provinsi NTB mulai mewanti-wanti adanya aksi demonstrasi susulan yang akan dilakukan oleh massa aksi Senin (1/9) besok. Pemda Provinsi NTB mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh kepala sekolah tingkat SMA yang ada di Mataram agar tidak terlibat aksi demonstrasi.

Surat imbuan dengan Nomor : 400.14.1/465/SEK.17/2025, bersifat segera dan berisi imbauan pemantauan siswa dan siswi. Surat imbauan tersebut ditujukan kepada semua Kepala SMA Negeri dan swasta se-Kota Mataram. Sekretaris Daerah menyikapi aktivitas demonstrasi yang terjadi di gedung DPRD Provinsi NTB pada 30 Agustus 2025. Dimana, terindikasi beberapa peserta demonstrasi menggunakan kostum SMA atau SMK. Untuk menjaga kondusifitas daerah pasca demonstrasi, Pemda mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh sekolah di Mataram.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Lalu Moh. Faozal, meminta kepada semua kepala sekolah untuk memeriksa kehadiran siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar. Selain itu, memperketat pemantauan kehadiran siswa agar tetap masuk sekolah pada hari kegiatan belajar. Tidak hanya itu, antisipasi yang dilakukan agar siswa tidak terlibat mengikuti aksi demonstrasi, kepala sekolah memastikan agar tetap berada di lingkungan sekolah. “Memperketat pengawasan terhadap siswa agar tetap berada di lingkungan sekolah pada hari dan jam Pelajaran,” katanya.

Dalam surat imbauan tersebut, Kepala sekolah tingkat SMA di Kota Mataram diminta untuk membimbing siswa agar tidak terpengaruh dan terlibat aktivitas yang menimbulkan dampak keresahan dan kegaduhan di tengah-tengah Masyarakat.

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMA Negeri 2 Mataram, Lalu Iskandar, mengatakan siap untuk mengubah jika ada perubahan jam kegiatan belajar mengajar. Direncanakan, akan dimulai pukul 10.00-17.00 wita. Perubahan jam KBM ini mulai berlaku pada 1 September 2025 ini. “Diharapkan peserta didik hadir tepat waktu untuk mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Seluruh siswa mengenakan seragam sesuai jadwal harian,” katanya Minggu (31/8).

Sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung, akan diisi dengan doa untuk negeri dan daerah. Selain itu, muhasabah bersama dengan mengusung tagline: “NTB Menolak Kekerasan”

- Advertisement -

Berita Populer