25.5 C
Mataram
Kamis, 5 Februari 2026
BerandaMataramPemprov NTB Siapkan Puluhan Koperasi Percontohan di 2026

Pemprov NTB Siapkan Puluhan Koperasi Percontohan di 2026

Mataram (Inside Lombok) – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menggandeng sektor perbankan untuk mengaktifkan kembali Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah terbentuk secara legal namun belum beroperasi optimal. Upaya tersebut ditandai dengan Launching Pembinaan KDKMP dari Bank Mandiri di Desa Semoyang, Lombok Tengah, Kamis (5/2).

Iqbal menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama pemerintah kabupaten/kota telah memfasilitasi pembentukan 1.166 KDKMP di NTB. Namun, sebagian besar koperasi tersebut belum menjalankan aktivitas usaha secara nyata sehingga belum berfungsi sebagai penggerak ekonomi desa.

“Alhamdulillah sudah terbentuk 1.166 KDMP. Mungkin yang jalan itu bisa dihitung dari jari tangan saja. Jangan sampai gagasan mulia dari Presiden ini tidak bisa kita lakukan hanya karena kita tidak bisa mencari solusi untuk menjalankannya. Kita ingin kembalikan kekuatan ekonomi itu dikuasai oleh desa,” ujar Iqbal.

Untuk mencegah koperasi kembali tidak aktif, Iqbal menginisiasi skema pembiayaan non-tunai melalui kerja sama dengan Bank Himbara. Bank Mandiri menjadi mitra awal dengan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp25 juta per koperasi sebagai stimulus usaha.

Dana tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa barang sesuai kebutuhan sektor usaha koperasi, seperti pupuk dan sarana produksi pertanian. Skema ini ditujukan agar koperasi langsung menjalankan aktivitas bisnis dan melayani kebutuhan masyarakat.

“Saya targetnya 50 koperasi percontohan tahun ini. Kita inkubasi dari awal. Kasih tapi jangan dalam bentuk uang, misalnya pertanian butuh pupuk, kita bayarkan ke Pupuk Indonesia, lalu koperasi jual itu ke masyarakat. Terima kasih Bank Mandiri yang sudah mengambil inisiatif langkah berani ini,” tegasnya.

Program koperasi percontohan tersebut disiapkan sebagai model penguatan koperasi desa yang berkelanjutan, sekaligus untuk mengoptimalkan peran koperasi dalam mendukung perekonomian masyarakat di tingkat desa.

- Advertisement -

Berita Populer