Mataram (Inside Lombok) – Sejumlah perwakilan negara Balkan bertemu dengan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri RI, Winardi Hanafi Lucky, di Kota Mataram, kemarin. Delegasi yang hadir antara lain, Momcilo Vukovic (Kedutaan Bosnia), Daniel Boychev Dobrev (Kedutaan Bulgaria), Nikson Ballco (Kedutaan Albania), dan Elena Maria Emandi (Kedutaan Rumania).
Pertemuan ini difokuskan pada rencana penjajakan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di NTB. Rombongan dijadwalkan mengunjungi Danau Segara Anak yang disebut berpotensi sebagai sumber energi terbarukan, serta melakukan diskusi di Universitas Mataram terkait penelitian dan kerja sama dalam bidang energi bersih. Dalam pertemuan tersebut, Iqbal juga menyampaikan bahwa potensi pengembangan tidak hanya berada di Lombok, melainkan juga di Sumbawa, terutama pada sektor pariwisata. “Sumbawa memiliki banyak potensi yang bisa digarap, termasuk peluang investasi pariwisata berbasis sosial dan budaya,” katanya.
Selain itu, ia memaparkan upaya memperluas akses pariwisata, mulai dari pembukaan rute penerbangan ke beberapa kota besar dan luar negeri, hingga peluncuran jalur kapal cepat Sanur-Mandalika serta penerbangan komersial Seaplane yang dijadwalkan akan dimulai bulan depan. Menurutnya, jalur udara tersebut akan memangkas waktu perjalanan menuju destinasi wisata di Sumbawa, seperti Teluk Saleh, sekaligus memperluas akses NTB ke wilayah timur Indonesia.
Pulau Moyo di Sumbawa juga kembali disebut sebagai destinasi dengan daya tarik internasional. Beberapa tokoh dunia pernah berkunjung ke Amanwana Resort di sana. Saat ini, sejumlah investor dikabarkan tengah menjajaki pengembangan resort baru di Lombok Selatan. Pertemuan dengan delegasi Balkan ini disebut sebagai pintu awal untuk membangun kerja sama yang lebih luas dalam energi terbarukan sekaligus investasi pariwisata berkelanjutan di NTB. (gil)

