Home Pariwisata & Budaya Dulu Dispar Mengaku Kecolongan Sembalun Ramai Pengunjung, Sekarang Bagaimana?

Dulu Dispar Mengaku Kecolongan Sembalun Ramai Pengunjung, Sekarang Bagaimana?

Suasana ramainya puncak Sembalun di tengah pandemi. (Inside Lombok/FB Royal Sembahulun)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dibukanya kembali tempat wisata di Lombok Timur (Lotim) membuat wisata tersebut ramai dikunjungi wisatawan. Salah satunya wisata sembalun yang semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan. Namun tidak menerapkan SOP dan protokol kesehatan yang ada.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Lotim. H Mugni mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa terkait ramainya wisatawan yang mengunjungi Sembalun. Antusiasme masyarakat yang begitu besar pada masa penerapan new normal tersebut, membuat pihaknya tidak bisa menerapkan protokoler kesehatan yang ketat.

“Kita tidak ada yg bisa mengarahkan masyarakat untuk taat pada protokol covid-19 yang telah dibuat. Wisatawan yang berkunjung ke Sembalun merupakan orang yang berpendidikan, maka sadarilah covid-19 ada di sekitar kita,” ucapnya.

Sedangkan, beberapa bentuk sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan pada masa penerapan new normal telah pihaknya lakukan. Mulai dari imbauan pada baliho dan banner yang sudah tersebar dimana-mana di Lombok Timur.

Sebelumnya ia mengatakan akan menutup kembali wisata yang tidak taat pada SOP dan protokol kesehatan di pariwisata. Namun tidak ada ketegasan Dispar sampai saat ini. Pertama, Dispar mengaku kecolongan. Kedua, Dispar mengaku tak mampu berbuat apa-apa.

“Sudah kita lakukan patroli untuk memantau giat pariwisata. Namun kita tidak bisa atasi, kita patroli hanya 10 orang dan yang diatur 1000 orang, kita akan evaluasi setelah sebulan kemarin saya juga naik ke sembalun sampe pukul 16.00 wita, ” ungkapnya.

Surat edaran yang telah disebarkan oleh Dispar ke masing-masing pokdarwis nampaknya tidak berpengaruh apa-apa. Antusias masyarakat yang tinggi membuat beberapa pihak kewalahan akan penerapan SOP tersebut.

Mugni mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah di tetapkan agar terhindar dari covid-19.

“Di masa new normal ini mari kita berwisata yang sehat dengan menerapkan protokol kesehatan dan SOP yang telah ditetapkan,” pungkasnya.