Kasus Covid-19 Meningkat, Disdikbud Lotim Tutup Enam Sekolah

Lombok Timur (Inside Lombok) – Bertambahnya kasus Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lotim lakukan antisipasi adanya klaster sekolah dengan menutup sementara enam sekolah yang berada dekat dekat dengan kasus Covid-19 di wilayah tersebut.

Kepala Disdikbud Lotim, Ahmad Dewanto Hadi mengatakan, penutupan enam sekolah yang terdapat pada tiga kecamatan tersebut dilakukan mengingat kasus sebaran Covid-19 di wilayah tersebut. Serta berdasarkan laporan dari camat dan UPTD Dikbud setempat. Sehingga enam sekolah diminta menutup sekolah itu sementara.

“Itu langkah awal kita mengantisipasi sebaran Covid-19 yang berpotensi menciptakan klaster sekolah,” ucapnya kepada Inside Lombok di Gedung DPRD Lotim, Senin (25/01/2021).

Sejumlah sekolah yang ditutup sementara tersebut berada di tiga kecamatan Lotim, yaitu Kecamatan Pringgasela meliputi TK PGRI dan SDN 2 Pengadangan Barat. Sementara di Kecamatan Keruak TK PGRI Pijot. Sedangkan untuk Kecamatan Sakra Barat yaitu TK Dhama Wanita Gunung Rajak, SDN 1 Gunung Rajak, dan SDN 2 Gunung Rajak.

“Sekolah itu kita tutup sementara dikarenakan sekolah itu berada dekat dengan wilayah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19,” cetusnya.

Sekolah yang ditutup tersebut belum ditentukan kapan akan dibuka kembali, dikarenakan adanya imbauan dari Sekda Provinsi NTB yang meminta semua sekolah ditutup kembali dan melaksanakan aktivitas belajar mengajar melalui daring.

“Kita masih koordinasi dengan pimpinan dan juga Satgas Covid-19 Lotim mengenai imbauan dari Sekda provinsi terkait bagaimana langkah yang akan kita lakukan,” jelasnya.