Bocah 2 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Dekat Rumahnya

Lombok Timur (Inside Lombok) – M Jaelani Kholik, bocah 2 tahun warga Selak Mapan, Dusun Pijot Selatan, Desa Pijit, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, sekitar pukul 18.00 WITA, Selasa ( 21/7) ditemukan tewas tenggelam oleh tetangganya di kolam dekat rumahnya.

Penemuan tewasnya korban tenggelam ini, sempat menggegerkan warga setempat.

Orang tua korban dan tetangganya langsung berhamburan ke TKP dan mengangkat korban dari dalam kolam dan langsung membawa lari ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan.

Tapi tuhan berkehendak lain, sesampai di puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Dan kasusnya dalam.penanganan pihak berwajib, guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Keruak Ipda Nurlana melalui Kasubag Humas Polres Lotim Iptu L Jaharuddin yang di konfirmasi membenarkan, adanya laporan bocah 2 tahun ditemukan meninggal dunia di kolam miliknya.

“Kasusnya sudah di tangani, telah mendatangi TKP dan olah TKP, dan kini dalam proses penyelidikan,” ucapnya.

Kronologi kejadiannya menurut Jaharudin, sebelum korban di temukan tewas tenggelam, korban sempat dimandikan oleh ibunya di Kolam tersebut,

yang rencana usai mandi korban akan di antar pergi mengaji di rumah keluarganya yang jaraknya tak jauh dari rumah korban maupun TKP.

Namun tak dinyana, korban sempat di tinggal ibunya di dekat kolam, yang berencana pulang ke rumahnya untuk membuatkan korban teh.

Tak berapa lama, kurang 15 menit sejak meninggalkan korban, tiba-tiba ibu korban mendengar teriakan warga yang memanggil nama korban.

Ibu korban langsung ke luar dari dapur, dan berlari mendatangi TKP yang jaraknya tiga meter dari rumahnya dan mendapatkan anaknya sudah terapung di dalam kolam

Sambil berteriak minta tolong, ibu korban dibantu warga lain, langsung mengangkat korban dari dalam kolam. Dengan menggunakan sepeda motor, korban langsung di larikan ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan.

Sesampai di puskesmas nyawa korban tak tertolong, saat diperiksa petugas Puskesmas, korban dinyatakan susah tak bernyawa.

“korban langsung dibawa pulang pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya. (Ant)