Kurang Satu Parpol, Baihaqi Harap Berkarya dan NasDem Merapat

Mataram (Inside Lombok) – Perlahan tapi pasti lobi-lobi politik dari bakal pasangan calon (bapaslon) di Pilwali 2020 Kota Mataram H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi mulus dilakukan.

Dua partai politik (parpol) sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) rekomendasi. Antara lain, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat. Masing-masing memiliki tiga dan empat kursi di parlemen Lingkar Selatan, Kota Mataram.

”Alhamdulillah. Sekarang tinggal kami ikuti proses selanjutnya,” kata bakal calon (balon) wali kota Mataram H Baihaqi.

Dengan jumlah minimal dukungan delapan kursi, bapaslon yang dikenal dengan nama BARU ini hanya kurang satu kursi saja. Baihaqi sendiri cukup optimis bisa merangkul minimal satu partai lagi. Untuk menggenapi dukungan mereka menuju Pilwali 2020.

Mengenai siapa partainya, masih disimpan rapat Baihaqi. Hanya saja, jika berdasarkan hitung-hitungan partai yang belum mengarahkan dukungannya, yang tersisa ada Partai Berkarya; Partai NasDem; dan Partai Hanura.

Di awal kemunculannya, pasangan BARU sempat mendapat dukungan dari Partai NasDem. Sehingga muncullah koalisi biru. Hanya saja, dukungan NasDem masih mengambang. NasDem yang gamang, berganti dengan Partai Berkarya.

Meski begitu, Baihaqi mengatakan, pihaknya masih tetap berkomunikasi secara intensif dengan beberapa parpol. Semuanya masih berproses sesuai dengan mekanisme partai.

”Yang jelas kita berharap ada tambahan partai lain selain Berkarya,” kata Baihaqi.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Mataram HM Zaini mengatakan, SK rekomendasi kepada pasangan BARU, diberikan langsung Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

”Kamis, 16 Juli diberikan langsung oleh Ketua Umum,” kata Zaini.

Setelah SK dari Demokrat diberikan, pasangan BARU masih harus mencari satu kursi dukungan lagi. Untuk bisa diusung saat Pilwali nanti.

Terlepas dari itu, kata Zaini, Demokrat Kota Mataram sudah mulai merapatkan barisan. Mengkonsolidasikan internal, untuk bersiap memenangkan pasangan BARU.

”Yang pasti itu kita lakukan pertama, konsolidasi internal,” tandas Zaini.