PDIP Koalisi Usung Djohan Maju Pilkada Lombok Utara

Ketua PDIP NTB H. Rachmat Hidayat (ketiga kiri) bersama Gubernur NTB yang juga Ketua Pemenangan PKS untuk Pilkada di NTB, Dr H. Zulkieflimansyah (tengah) saat bertemu di rumah Ketua DPD PDIP NTB di Mataram. (Inside Lombok/ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (Inside Lombok) – Koalisi PDIP dan PKS terus dibangun dalam Pilkada Serentak 2020 di Nusa Tenggara Barat setelah memastikan mengusung Hj Putu Selly Andayani – H Abdul Manan untuk Pilkada Kota Mataram, kini muncul nama Djohan Sjamsu yang bakal didorong maju di Pilkada Lombok Utara.

Nama Djohan Sjamsu mencuat dalam obrolan dan diskusi ringan antara Ketua PDIP NTB H Rachmat Hidayat bersama Gubernur NTB yang juga Ketua Pemenangan PKS untuk Pilkada di NTB, Dr H Zulkieflimansyah, Sabtu (30/11) di kediaman Rachmat Hidayat di Panji Masyarakat, Kota Mataram.

Kedatangan Gubernur NTB, ke kediaman Rachmat Hidayat, disambut pula oleh Hj. Putu Selly Andayani, istri H. Rachmat yang juga Kepala Dinas Perdagangan NTB.

Turut hadir dalam pertemuan, Ketua DPC PDIP Kabupaten Lombok Utara, Raden Nuna Abriadi dan Sekretaris DPD PDIP NTB, Lalu Budi Suryata.

Nama Djohan Sjamsu muncul setelah bang Zul menanyakan tentang peta politik Pilkada di Lombok Utara.

Ketua DPC PDIP Lombok Utara, Raden Nuna Abriadi menggambarkan bahwa Pilkada Lombok Utara bakal diisi dengan pertarungan Petahana H Najmul Akhyar, Bupati saat ini dengan H. Djohan Sjamsu.

Djohan merupakan mantan Bupati Lombok Utara sebelum zaman Najmul. Ia juga menjabat Ketua DPC PKB Lombok Utara saat ini.

“Nama-nama lain dan nama baru bisa saja muncul dalam Pilkada KLU, tapi pertarungan yang terjadi tetap milik dua orang tersebut yakni Najmul dan Djohan,” urai Nuna.

Dari masukan aspirasi publik saat ini, dukungan publik untuk Djohan Sjamsu semakin menguat. Dan diprediksi kuat Djohan Sjamsu akan melakukan revans kemenangan terhadap petahana.

Pemaparan Nuna, dimatangkan oleh Rachmat Hidayat. Politisi gaek PDIP langsung “to the point” bahwa PDIP bakal mendukung Djohan Sjamsu untuk Pilkada Lombok Utara.

“Kita sudah bulat, untuk KLU dukungan ke Djohan Sjamsu sebagai calon Bupati. Ini dari aspirasi masyarakat,” katanya.

Rachmat menegaskan, dukungan PDIP untuk Djohan Sjamsu juga dilakukan tanpa mahar politik.

Gayung bersambut, mewakili PKS, Zulkieflimansyah mengapresiasi keputusan PDIP tersebut. PKS pun turut mengamini dukungan untuk Djohan Sjamsu.

Menurut Zul, PKS siap mendukung Djohan Sjamsu di Pilkada Lombok Utara seperti PDIP.

“Tentu kami PKS juga akan ikut mendukung jagonya PDIP untuk KLU, pak Djohan Sjamsu,” kata bang Zul sapaan akrabnya.

Hanya saja, untuk figur pendamping Djohan sebagai calon Wakil Bupati belum diputuskan. PDIP dan PKS akan menyaring dan memastikan siapa pendamping Djohan, dalam waktu dekat ini. Dan Hal tersebut menjadi tugas utama Raden Nuna untuk memastikan dan mengkomunikasikan posisi calon Wakil Bupati KLU.

Bahkan Bang Zul mengajak Ketua DPD PDIP NTB untuk bersilaturahmi menemui Djohan Sjamsu di KLU minggu depan.

“Nanti saya dan Kak Tuan Rachmat yang menemui Pak Djohan untuk silaturahmi,” kata Bang Zul

Rachmat juga sudah berkomunikasi dengan Djohan Sjamsu melalui sambungan telepon. Koalisi PDIP, PKS dan PKB diharapkan semakin menguatkan posisi Djohan di Lombok Utara.

Sebaliknya Ketua DPD PDIP NTB itu berharap Djohan Sjamsu sebagai Ketua DPC PKB KLU bisa mengkomunikasikan agar PKB kota Mataram mendukung pasangan Selly-Manan untuk Kota Mataram.

Sementara untuk Pilkada Sumbawa, PDIP sudah pasti mendukung kader partai, petahana Bupati Sumbawa H Husni Djibril. PKS akan mendukung pula, dan bakal menempatkan Hj Novi sebagai calon Wakil Bupatinya.

Dalam perbincangan, Rachmat dan Bang Zul menekankan, paket pasangan calon dari koalisi PDIP-PKS akan diupayakan deklarasi serentak bersamaan dengan deklarasi Selly-Manan untuk Mataram, pada 1 Januari 2020 mendatang.

“Ini kekuatan power sharing yang harus terus dibangun ke depan demi kebaikan bersama,” tegas Rachmat yang diamini Bang Zul. (Ant)