Balita Yatim Penderita Infeksi Kulit di Jerowaru Ini Butuh Bantuan

Balita penderita infeksi kulit saat dibawa oleh neneknya, di Jerowaru, Jumat (11/12/2020). (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Sofia, balita berusia empat tahun asal Dusun Menseh Desa Batu Nampar Kecamatan Jerowaru mengidap infeksi kulit sejak beberapa bulan lalu. Ia utuh perhatian dan bantuan dari berbagai pihak, terutama untuk membantu pengobatan balita tersebut.

Anggota Kasta DPD Lotim, M Abdul Jaelani yang membawa balita tersebut ke Puskesmas Sukaraja, Kecamatan Jerowaru, ia mengatakan bahwa bocah berusia empat tahun tersebut merupakan anak yatim. Sementara ibunya tidak diketahui keberadaannya. Diketahui ibunya sudah menikah lagi dan tidak pernah pulang. Akhirnya balita tersebut dirawat oleh neneknya di Jerowaru.

“Kebetulan saya deket dengan lokasi sehingga bisa langsung membawa anak itu ke puskesmas untuk mendapat penanganan,” ucapnya kepada Inside Lombok melalui sambungan telepon, Jumat (11/12) siang.

Dikatakannya, nenek dari balita tersebut menganggap bahwa penyakit yang dialami cucunya hanya penyakit biasa sehingga lebih mengandalkan pengobatan tradisional dibandingkan membawa cucunya berobat ke dokter. Padahal penyakit cacar seperti itu bisa menyebar apabila terkena air.

“Mungkin pemikiran neneknya bisa sembuh dengan pengobatan tradisional, dan juga memang faktor ekonomi yang lemah sehingga balita itu membutuhkan bantuan,” jelasnya.

Ketika dibawa ke puskesmas pada Kamis (11/12) pukul 22:00, balita itu langsung mendapat perawatan dan membersihkan bekas hitam yang ada diwajahnya, namun tidak dirawat inap. Sehingga balita itu sekarang membutuhkan bantuan untuk tetap dikontrol kesehatannya.

“Anak itu harus tetap dikontrol secara aktif agar benar-benar bisa sehat kembali,” katanya.

Selain itu, dokter Puskesmas Sukaraja, dr Anggara Bimantoro mengatakan, balita tersebut mengalami infeksi kulit dan bisa sembuh dengan pengobatan secara rutin. Dikatakannya, jika tidak ada kemajuan kesehatan balita itu, ia akan membawa balita tersebut ke spesialis kulit guna penanganan yang lebih intensif.

“Jika tidak ada kemajuan juga, saya akan rujuk ke rumah sakit, tapi kalau detail penyakit dan lainnya saya tidak bisa jelaskan, karena menyangkut privasi pihak pasien,” jelasnya melalui Whatsapp kepada Inside Lombok, Jumat (11/12) siang

Pihak puskesmas pada saat menangani pasien tersebut dengan membersihkan lukanya dengan larutan antiseptik dengan sangat berhati-hati.

Bagi warga yang ingin membantu, dapat menyalurkan bantuan kepada neneknya di Jerowaru.