Pemkot Mataram Siapkan Rp540 Juta Untuk Pendistribusian JPS

Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura. Inside Lombok/ANTARA/Nirkomala

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp540 juta untuk pendistribusian jaring pengaman sosial (JPS) dari titik distribusi kantor lurah ke rumah masing-masing penerima.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura di Mataram Kamis mengatakan anggaran itu untuk membayar honor pendistribusian dimana satu kelurahan memiliki 6 orang petugas dengan honor masing-masing Rp100 ribu sehari.

“Sementara satu kelurahan ditargetkan melakukan distribusi JPS maksimal 3 hari, jadi satu kelurahan membutuhkan Rp1,8 juta untuk membayar honor petugas, dikalikan 50 kelurahan dan dikalikan 6 tahap pendistribusian JPS,” katanya.

Menurutnya, sebanyak 6 orang petugas pendistribusi JPS dari kantor lurah ke rumah penerima JPS itu adalah pengawas dari Babinsa dan Babinkamtibmas masing-masing satu orang, 2 orang operator kendaraan roda tiga, satu orang dari tanaga untuk mengangkat paket JPS dan satu pendamping dari Dinas Sosial yang memegang data sekaligus verifikasi data double.

“Biaya pendistribusian yang disebutkan sebelumnya mencapai Rp1,2 miliar itu merupakan usulan yang belum dibahas. Setelah kita rinci, disepakati alokasi pendistribusian JPS Rp540 juta,” katanya.

Sementara biaya pengemasan dan pendistribusian dari pihak ketiga sampai ke kantor lurah sepenuhnya ditanggung oleh pihak ketiga. “Yang kita biayai dari kantor lurah ke rumah penerima, agar tidak terjadi penumpukan massa di kantor lurah,” ujarnya.

Paket bantuan JPS yang diterima masing-masing kepala keluarga (KK) berisi beras 10 kilogram, 10 butir telur, 1 liter minyak goreng, sarden, 4 bungkus biskuit, 1 kilogram gula, sabun cair dan sabun batas 1 bungkus dengan total per paket Rp250 ribu.

“Bantuan JPS bagi warga Kota Mataram akan diberikan selama enam bulan ke depan dan untuk memudahkan petugas rumah para penerima JPS akan ditempelkan stiker yang saat ini masih dalam proses pencetakan,” katanya.

Sementara menyinggung tentang pendistribusian JPS, Mahmuddin mengatakan sejauh ini pendistribusian JPS untuk jatah April tersisa tinggal 6.521 KK dari target utama 19.803 KK, yang akan dituntaskan dalam satu minggu ini.

“Data awal calon penerima JPS sebanyak 26 ribu KK, tetapi setelah diverifikasi data, ternyata yang ada hanya 19.803 KK, yang lain double dan itu akan menjadi target utama untuk diselesaikan bulan April dengan jumlah yang telah didrop 13.282 KK,” katanya. (Ant)