Skills Utama yang Perlu Dimiliki Pencari Kerja di Era Digital

127
Ilustrasi pekerja era digital (pixabay.com)

Mataram (Inside Lombok) – Seiring dengan berkembangnya zaman yang begitu cepat, teknologi dan kreativitas manusia juga semakin berkembang. Hal ini menyebabkan adanya tuntutan kepada setiap individu untuk terus mengikuti perkembangan zaman.

Tuntutan tersebut dapat dilihat pada persaingan di dunia kerja. Apalagi di era digital sekarang ini, semakin banyak pencari kerja artinya semakin banyak saingan dan standar kualitas individu yang dibutuhkan di dunia kerja juga semakin meningkat. Untuk bisa survive dalam persaingan tersebut sebaiknya individu memiliki beberapa skills berikut:

1. Communication (komunikasi)
Kemampuan komunikasi terdiri dari kemampuan berbicara, menulis, dan mendengarkan. Memiliki kemampuan komunikasi berarti dapat menjelaskan maksud saat berbicara atau menulis dan juga dapat mendengarkan serta memahami apa maksud dari lawan bicara.

2. Teamwork (kerja sama tim)
Zaman sekarang sudah semakin sering ditemukan pola kerja kolaborasi. Artinya bahwa individu harus memiliki kemampuan untuk dapat bergaul dan beradaptasi dengan orang-orang yang berada di lingkungan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama.

3. Problem solving (menyelesaikan masalah)
Indivisu harus bisa menemukan solusi saat mengahadapi kesulitan. Ini melibatkan kemampuan individu menggunakan proses logis untuk mencari tahu bagaimana menyelesaikan masalah dengan efektif dan efisien. Selain itu dibutuhkan juga kreativitas dalam menemukan cara-cara baru dalam menyelesaikan masalah.

4. Initiative and enterprise (inisiatif dan berusaha)
Individu harus bisa berinisiatif dan berusaha sendiri mencari hal-hal yang perlu dilakukan dan mengerjakannya tanpa diminta. Hal ini melibatkan cara individu berpikir kreatif untuk melakukan perbaikan pada cara individu melakukan sesuatu.

5. Planning and organizing (Perencanaan dan pengorganisasian)
Merencanakan dan mengatur berarti mengerjakan apa yang perlu individu lakukan dan bagaimana individu akan melakukannya. Perencanaan dan pengorganisasian melibatkan hal-hal seperti mengembangkan jadwal proyek dan memenuhi tenggat waktu.

6. Self-management (Manajemen diri)
Manajemen diri ini maksudnya individu dapat melakukan pekerjaan semeton tanpa harus ada orang yang memeriksa semeton sepanjang waktu, termasuk manajemen waktu kerja semeton sendiri.
Selain itu semeton juga harus bisa membagi tugas kepada orang lain untuk memastikan semuanya selesai tepat waktu.

7. Learning (Belajar)
Perusahaan ingin pegawai yang bisa memahami hal-hal baru dengan cepat. Skill ini membutuhkan individu yang punya rasa ingin tahu yang tinggi. Belajar di sini juga termasuk mengambil tugas baru dan dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada.

8. Technology (Teknologi)
Keterampilan teknologi berarti dapat menggunakan Microsoft Office, menggunakan fitur di internet seperti mengirim email, dan mengetahui cara menggunakan peralatan kantor seperti mesin fotocopy dan scanner.

Selain itu dapat menggunakan media sosial, bekerja dengan perangkat lunak desain atau pengeditan video, dan mengetahui bahasa pemrograman.

Keterampilan teknologi lainnya terkait dengan perangkat keras, seperti mengetahui cara menggunakan EFTPOS, mesin kasir, kamera, atau studio rekaman.