Polda NTB Tangani Kasus Pelecehan Seksual Puluhan Mahasiswi di Mataram

442
Kabid Humas Polda NTB, Kombes pol Artanto (Inside Lombok/Devi)

Mataram (Inside Lombok) – Kasus pelecehan seksual kepada puluhan mahasiswi dari beberapa universitas di Kota Mataram menjadi atensi kepolisian. Dari 10 orang korban pelecehan seksual oknum dosen gadungan, dua orang telah membuat laporan secara resmi ke Polda NTB. Saat ini telah dilakukan pemeriksaan awal untuk kasus tersebut.

“Yang menjadi korban pelaku pelecehan seksual ini sudah melapor ke Polda NTB dan sudah diterima. Saat ini yang mau melaporkan ada dua (orang) yang sudah kita lakukan pemeriksaan awal,” ungkap Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, Kamis (30/6).

Dikatakan, laporan yang diterima akan menjadi dasar kepolisian melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Diharapkan para korban kooperatif memberikan informasi kepada kepolisian untuk memudahkan penyelidikan.

“Untuk saat ini masih kita lakukan penyelidikan, karena laporannya adalah pemerkosaan terhadap korban yang tidak berdaya, (sesuai) pasal 285 KUHP tentang melakukan pemerkosaan terhadap orang yang tidak berdaya,” tuturnya.

Sementara itu, terduga pelaku adalah seorang pria paruh baya yang diduga mengaku sebagai dosen di tempat para korban kuliah. Kendati Polda NTB masih melakukan penyelidikan, apakah benar oknum tersebut seorang dosen atau hanya dosen gadungan.

“Baru (pelaku, red) dilaporkan sebagai terlapor. Nah ini akan kita tindak lanjuti dan melakukan penyelidikan. Informasi seorang dosen, ini harus kita perdalam karena baru ada laporan awal,” jelasnya. (dpi)