Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram akan memulai agenda Safari Ramadhan 2026 pada 2 Maret 2026 dengan format baru yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang menyasar enam kecamatan ini akan dirangkaikan dengan operasi pasar murah di setiap lokasi safari. Pelaksanaan diawali dari Kecamatan Ampenan dan digelar secara maraton selama satu minggu.
Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, mengatakan jadwal kegiatan telah disusun dan akan dimulai pekan depan. “Insya Allah akan mulai dilaksanakan tanggal 2 Maret 2026, artinya minggu depan. Kita mulai dari Kecamatan Ampenan,” katanya, Rabu (25/2/2026).
Menurut Martawang, Safari Ramadhan tahun ini dilaksanakan dengan tim utuh yang dipimpin langsung oleh wali kota dan wakil wali kota tanpa pembagian tim. Setiap kecamatan akan mendapat satu titik lokasi kegiatan yang dihadiri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Kita tidak membagi tim, karena tim kita adalah tim utuh yang dipimpin langsung oleh Bapak Wali Kota. Termasuk kehadiran Bapak Wakil Wali Kota dan Forkopimda secara bersama-sama,” tegasnya.
Perubahan lain pada tahun ini adalah pergeseran waktu pelaksanaan pasar murah dari siang hari menjadi pagi hari. Kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah menerima masukan dari warga terkait waktu berbelanja yang dinilai terlalu mepet dengan persiapan berbuka puasa.
“Ada banyak masukan mengenai Safari Ramadhan itu. Kalau tahun sebelumnya kita laksanakan pasar murah siang hari, tetapi ibu-ibu banyak yang protes: ‘kapan kita masak?’. Karena kalau berbelanja siang, waktunya sangat mepet,” ungkapnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan syiar Ramadan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial, termasuk bantuan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Spiritnya adalah kebersamaan dan meningkatkan silaturahmi Pemerintah Kota Mataram bersama warga masyarakat dalam bingkai syiar Ramadan,” pungkasnya.

