Mataram (Inside Lombok) – Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana melepas sebanyak 250 peserta program mudik gratis menuju Pulau Sumbawa, Senin (16/3/2026) pagi. Pemerintah Kota Mataram menyiapkan enam unit bus untuk mengangkut para perantau yang akan pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri.
Mohan Roliskana mengatakan jumlah armada yang disiapkan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya empat unit bus. Penambahan armada tersebut dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat mengikuti program mudik gratis.
“Alhamdulillah, tahun ini enam unit. Hari ini saya minta lagi tambahan tahun berikutnya,” katanya.
Ia menjelaskan program mudik gratis ini merupakan upaya Pemerintah Kota Mataram dalam memfasilitasi warga, khususnya para mahasiswa dan perantau, yang ingin pulang ke kampung halaman saat Lebaran. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Kota Mataram sebagai tempat tinggal.
“Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram bisa memfasilitasi, menjembatani kepentingan teman-teman semua. Khususnya adik-adik mahasiswa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin, mengatakan tujuan mudik tahun ini masih sama seperti sebelumnya, yakni menuju wilayah Pulau Sumbawa dengan rute Sumbawa, Dompu, dan Bima. Ia menjelaskan empat unit bus dibiayai melalui APBD Kota Mataram, sementara dua unit tambahan mendapat dukungan dari Bank NTB Syariah.
Menurutnya, penambahan armada berdampak pada peningkatan jumlah peserta yang dapat difasilitasi. Jika tahun lalu peserta mudik berjumlah 180 orang, tahun ini meningkat menjadi 250 orang.
Selain itu, untuk memastikan keamanan perjalanan, seluruh sopir yang bertugas telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan kendaraan yang digunakan dipastikan dalam kondisi layak jalan. Program mudik gratis ini juga mendapat dukungan dari PT Jasa Raharja dengan perlindungan asuransi bagi seluruh peserta selama 14 hari perjalanan.

