Lombok Utara (Inside Lombok) – Polres Lombok Utara menyiapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup di jalur utama Tanjung saat Pawai Ogoh-Ogoh yang digelar Rabu (18/3). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan dan memastikan kelancaran kegiatan keagamaan di pusat kota.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Lombok Utara, AKP Fatoni, mengatakan pihaknya telah memetakan titik rawan kepadatan dan konsentrasi massa. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalannya pawai, tetapi juga hingga malam perayaan.
“Untuk mengantisipasi kepadatan di pusat kota Tanjung, Sat Lantas Polres Lombok Utara akan memberlakukan sistem buka-tutup arus mulai pukul 13.00 WITA hingga selesai,” ujarnya, Selasa (17/3).
Ia menjelaskan, rute pawai akan dimulai dari Lapangan 3T (Alun-Alun Lombok Utara) dan berakhir di Pura Dalem Tanjung. Kendaraan dari arah Timur menuju Barat akan dialihkan melalui U-turn di depan RSUD ke jalur Utara, sementara dari arah Barat menuju Timur dialihkan melalui U-turn Bank BRI.
“Kami juga siapkan skema daruratnya, saat peserta pertama melintasi U-turn Bank BRI, arus kendaraan yang sebelumnya di jalur Utara akan dipindahkan ke jalur Selatan dengan teknik buka-tutup,” terangnya.
Selain itu, saat prosesi memasuki tahap akhir di Jalan Karang Panasan, kendaraan dari arah Barat akan diarahkan ke jalur alternatif Car Free Day menuju RM Sasak Narmada. Polres Lombok Utara juga menyiagakan 80 personel di sepanjang rute untuk mengamankan jalannya kegiatan.
“Kami berharap masyarakat dapat menyesuaikan waktu perjalanan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan agar prosesi ibadah dan mobilitas warga tetap berjalan harmonis,” pungkasnya.

