BerandaMataramBau dan Bising Bebek Picu Protes, BUMDes Gunungsari Akhirnya Angkat Kandang

Bau dan Bising Bebek Picu Protes, BUMDes Gunungsari Akhirnya Angkat Kandang

Mataram (Inside Lombok) – Ketika usaha desa bertemu dengan kenyamanan warga, konflik kecil tak terhindarkan. Hal itulah yang terjadi di Desa Gunungsari, Lombok Barat, saat aktivitas BUMDes di sektor ternak bebek pedaging dikeluhkan warga karena bau dan kebisingan.

Namun alih-alih berujung konflik berkepanjangan, persoalan ini justru diselesaikan lewat jalan tengah yaitu mediasi. Pertemuan yang digelar di Kantor Desa Gunungsari, Selasa (21/4), mempertemukan warga RT 01 Dusun Pakel dengan pengelola BUMDes, difasilitasi pemerintah desa bersama aparat keamanan.

Warga menyampaikan keluhan soal bau pakan dan kotoran bebek, serta suara bising yang dianggap mengganggu lingkungan tempat tinggal. Kapolsek Gunungsari, Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, mengatakan mediasi ini sengaja didorong agar persoalan tidak melebar menjadi konflik sosial. “Mediasi ini kami dorong agar persoalan warga bisa diselesaikan dengan musyawarah dan tetap menjaga situasi aman,” ujarnya.

Proses dialog juga melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta kepala desa yang berperan sebagai jembatan komunikasi antara kedua pihak. Hasilnya, sebuah kompromi dicapai. Aktivitas peternakan tetap berjalan hingga masa panen akhir bulan, namun setelah itu akan direlokasi ke lokasi yang dinilai lebih aman dan tidak mengganggu warga. “Kesepakatan ini jadi jalan tengah, usaha tetap berjalan, tapi kenyamanan warga juga diperhatikan,” jelasnya. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer