BerandaLombok UtaraPemda KLU Matangkan Rute dan Vaksinasi Jemaah Haji 2026

Pemda KLU Matangkan Rute dan Vaksinasi Jemaah Haji 2026

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mematangkan persiapan pemberangkatan 154 jemaah haji tahun 2026 dengan fokus pada keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan sejak titik keberangkatan hingga ke Tanah Suci. Sejumlah langkah strategis, termasuk penentuan rute perjalanan dan vaksinasi, telah disiapkan, Rabu (22/4).

Kabag Kesra Setda KLU, Syamsudirman, mengatakan koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta TNI/Polri untuk pengamanan perjalanan. “Kami sudah menggelar rapat pada 31 Maret lalu dan menyepakati rute perjalanan khusus. Fokus utama kami adalah menjaga keselamatan serta kebugaran jemaah selama proses pemberangkatan,” ujarnya.

Sesuai jadwal, jemaah akan dilepas langsung oleh Bupati KLU pada 7 Mei 2026 di Islamic Center Lombok Utara, diawali dengan shalat subuh berjemaah. Pemerintah daerah (Pemda) menyiapkan tiga bus besar berkapasitas 45 orang dan satu bus kecil berkapasitas 30 orang untuk mendukung mobilisasi.

“Kami siapkan tiga bus besar berkapasitas 45 orang dan satu bus kecil kapasitas 30 orang. Secara resmi, kami juga sudah menyurati Kementerian Haji RI terkait kesiapan armada dan logistik ini,” ungkapnya.

Untuk pendampingan, satu orang perwakilan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) akan ikut mendampingi jemaah hingga ke Tanah Suci. “Keberangkatan 1 orang untuk mengawal langsung keberangkatan sampai ke tanah suci, yaitu dari KBIHU Azam-Zam TGH H Abdul Karim,” katanya.

Selain itu, dua petugas kesehatan juga disiapkan untuk mendampingi jemaah selama di Mekah, yakni dr. Taufik Abidin dari Puskesmas Nipah dan H. Munawar dari Puskesmas Bayan. “Tim kesehatan sudah berkoordinasi dan saat ini jemaah sedang dalam proses penyelesaian vaksinasi sebagai syarat mutlak sebelum bertolak ke tanah suci,” jelasnya.

Hingga saat ini, jemaah dilaporkan telah menyelesaikan rangkaian manasik haji, termasuk bimbingan kesehatan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental. Pemda juga menyiapkan rompi khusus sebagai identitas bagi seluruh jemaah. “Kami sudah mendesain rompi khusus sebagai identitas daerah untuk 154 jemaah. Saat ini barangnya sudah siap (ready). Ini penting agar jemaah kita mudah dikenali dan tetap kompak selama menjalankan ibadah,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer