Mataram (Inside Lombok) – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiapkan 2.795 kilo liter (KL) Avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Internasional Lombok (BIL) guna mendukung kelancaran penerbangan haji Embarkasi Lombok tahun 2026. Pasokan ini disiapkan untuk melayani 30 kelompok terbang (kloter), meningkat dari 24 kloter pada tahun sebelumnya.
Pengisian perdana Avtur telah dipersiapkan sejak Selasa malam (21/4) untuk penerbangan pertama yang dijadwalkan pada 22 April 2026. Aviation Fuel Terminal Manager BIL, Ilham, mengatakan pihaknya menyiagakan personel dan armada untuk memastikan pelayanan optimal bagi lebih dari 5.000 jemaah.
“Kami telah menyiapkan 9 operator ahli dan 7 armada pengisian dengan kondisi stok yang sangat aman. Dari total 30 kloter tahun ini, layanan akan dibagi rata, yakni 15 kloter keberangkatan dan 15 kloter kepulangan,” ujarnya.
Secara operasional, layanan Avtur dibagi dalam dua fase, yakni fase pertama pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase kedua pada 1 hingga 30 Juni 2026. Pembagian ini dilakukan untuk memastikan distribusi bahan bakar berjalan terencana sesuai jadwal penerbangan haji.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyebut sistem rantai pasok telah disiapkan secara terintegrasi dari kilang hingga pengisian langsung ke pesawat. “Untuk fase pertama, estimasi kebutuhan mencapai 1.646 KL, sementara pada fase kedua kami proyeksikan penyaluran sebesar 1.149 KL,” katanya.
Ia menegaskan, ketersediaan Avtur di AFT BIL berada di atas kebutuhan minimal untuk mengantisipasi gangguan operasional. “Harapan kami, dengan segala kesiapan infrastruktur dan stok ini, para jemaah dapat berangkat dan pulang dengan tenang tanpa kendala operasional, sehingga bisa fokus menjalankan ibadah di Tanah Suci,” pungkasnya.

