Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram masih menunggu proses pendistribusian hewan kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Hari Raya Iduladha 2026. Usulan pengadaan sapi kurban tersebut telah diajukan melalui Biro Kesra Provinsi NTB dan saat ini masih dalam tahap proses di pemerintah pusat.
Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan pemerintah daerah mengusulkan sapi jenis limosin dengan bobot di atas 500 kilogram untuk salah satu masjid di Kota Mataram. “Kita usulkan limosin dan beratnya itu di atas 500 kg,” katanya, Rabu (3/5/2026).
Menurutnya, hingga kini belum ada jawaban resmi terkait usulan tersebut. Namun ia menegaskan kondisi itu bukan berarti pengajuan dari Pemkot Mataram ditolak oleh pemerintah pusat. “Masih berproses sesuai dengan usulan yang kami ajukan melalui biro kesra Provinsi NTB,” ungkapnya.
Martawang menjelaskan usulan tersebut diajukan berdasarkan surat permintaan yang diterima pemerintah daerah. “Itu jawaban dari surat dan kami sudah memproses usulan tersebut,” katanya.
Ia mengatakan, bantuan sapi kurban dari Presiden RI biasanya dibeli dari peternak lokal di daerah penerima bantuan. Pada tahun 2025 lalu, sapi bantuan Presiden untuk Kota Mataram berasal dari peternak setempat. “Biasanya kan dari peternak setempat. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya dari peternak setempat,” ujarnya.
Sementara itu, di sejumlah daerah lain di NTB seperti Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur, pemerintah pusat disebut telah membeli sapi dari peternak lokal. Di Kabupaten Lombok Barat, sapi yang dipilih berasal dari peternak di wilayah Gerung. “Kita tunggu, kan ini informasinya tidak di saya,” tutup Martawang.

