25.5 C
Mataram
Sabtu, 31 Januari 2026
BerandaLombok TengahPenataan Alun-alun Tastura Dinilai Asal-asalan, Dewan Segera Panggil Kontraktor dan Dinas

Penataan Alun-alun Tastura Dinilai Asal-asalan, Dewan Segera Panggil Kontraktor dan Dinas

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) geram melihat kondisi penataan Alun-alun Tastura atau Taman Muhajirin. Pasalnya, meski masih dalam tahapan pengerjaan kondisinya justru sudah rusak.

Anggota Komisi II DPRD Loteng, Murdani menduga proyek pembangunan Taman Muhajirin tersebut dikerjakan asal-asalan tanpa ada pertimbangan dan perencanaan yang matang, karena belum diresmikan sudah rusak. “Kami menduga pengerjaan penataan taman Alun-alun Tastura asal-asalan, coba saja lihat kondisinya sekarang,” ujarnya kepada media, Selasa (10/12).

Dikatakan, terkait dengan permintaan pihaknya beberapa waktu lalu soal dokumen perencanaan taman Muhajirin yang sampai saat ini masih belum diberikan oleh pihak Dinas Pariwisata. “Iya kami minta dokumen sama dokumen perencanaan taman itu tapi sampai sekarang belum kunjung dikasih,” geramnya.

Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan kunjungan lapangan beberapa waktu lalu, pihaknya sudah memperingatkan terkait dengan kondisi Taman Muhajirin, selain itu saluran irigasi yang tidak sesuai ditakutkan mengakibatkan banjir di taman kota itu. “Ternyata apa yang kita khawatirkan waktu itu benar terjadi sekarang,” ujarnya.

Pegiat lingkungan itu juga mengingatkan kontraktor dan Dinas terkait agar segera memperbaiki hasil pengerjaan itu, walaupun nantinya masih ada tahapan perbaikan selama enam bulan yang dilakukan.

“Kita tetap ingatkan, jangan sampai nanti ini menjadi sorotan APH karena pekerjaan yang asal-asalan, makannya sejak dini kita sudah ingatkan kontraktor dan Dinas soal itu,” katanya.

Peringatan tersebut merupakan tindakan mitigasi yang dilakukan selaku pihak legislatif Untuk melakukan pengawasan. Pihaknya juga sudah mengusulkan kepada pimpinan Fraksi untuk melakukan pemanggilan terhadap Kontraktor dan Dinas Pariwisata. “Nanti kita panggil dari dinas dan pihak kontraktor selesai di-acc oleh pimpinan,” pungkasnya. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer