25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaDaerahNTBDinas Perindustrian NTB Sebut Program Makanan Bergizi Gratis Bantu Berdayakan Ekonomi Desa

Dinas Perindustrian NTB Sebut Program Makanan Bergizi Gratis Bantu Berdayakan Ekonomi Desa

Mataram (Inside Lombok) – Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti menyebut program Makanan Bergizi Gratis (MBG) turut memberikan dampak positif bagi pengusaha lokal. Di samping program itu membantu upaya penanganan stunting sekaligus penggerak ekonomi desa.

Dijelaskan, program ini membuka peluang bagi pelaku usaha kecil dan menengah di desa untuk menjadi penyuplai kebutuhan pangan bergizi. Dengan MBG, anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik, sementara pelaku usaha menjadi pemasok bahan-bahan makanan.

“Ini jelas menghidupkan ekonomi desa. Bahan-bahan pangan seperti terasi, garam, minyak kelapa, dan berbagai bumbu dapur lainnya dibutuhkan dalam program MBG, kami harapkan mampu menggerakkan sektor pertanian dan industri kecil menengah (IKM) di NTB,” ujarnya, Rabu (19/2).

Dalam hal ini, Dinas Perindustrian NTB terus mendorong peningkatan kualitas, kuantitas, dan keberlanjutan produk-produk IKM agar mampu memenuhi kebutuhan MBG. Bahkan balai kemasan NTB juga sudah disiapkan untuk mendukung UMKM dalam menyediakan bumbu dapur sehat dengan kemasan yang baik dan menarik. “Kita akan terus melakukan peningkatan agar produk IKM bisa masuk ke dalam ekosistem pasar MBG,” ucapnya.

Lebih lanjut, program MBG disebutnya menghidupkan sektor perekonomian lokal dengan melibatkan pelaku usaha di desa, sehingga program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat desa. Meski diakui akan ada tantangan dalam pelaksanaan program ini. “Program baru pasti ada tantangannya, ada dramanya. Tapi mari kita optimis semua pasti dampak positifnya,” terangnya.

Menurutnya, program MBG di NTB menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat, tidak hanya dari segi kesehatan, tetapi juga dari sisi ekonomi. Dengan sinergi antara pemerintah, UMKM, dan masyarakat, MBG diharapkan menjadi program berkelanjutan yang mampu menciptakan perubahan nyata di NTB. Selain itu, sebagai langkah positif yang membutuhkan waktu dan proses, namun diyakini mampu membawa perubahan signifikan. “Program baru seperti MBG ini memang butuh waktu agar terbiasa. Anak-anak kita akan perlahan terbiasa mengonsumsi makanan lokal yang sehat dan bergizi,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer