25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaDaerahNTBPetugas Haji Terancam Dipulangkan Jika Tidak Layani Jemaah

Petugas Haji Terancam Dipulangkan Jika Tidak Layani Jemaah

Mataram (Inside Lombok) – Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni Aziz meminta jemaah haji yang merasa tidak dilayani petugas haji melapor ke Kementerian Agama Provinsi NTB. Sanksi tegas akan diberikan kepada petugas haji yang tidak menjalankan tugas, antara lain dengan dipulangkan sebelum puncak haji.

Menurut Zamroni, pemberian sanksi itu juga merupakan pesan dari Menteri Agama RI, guna memastikan para petugas yang diutus daerah mendampingi jemaah bisa memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah berada di Tanah Suci. “Jika ada petugas (PHD) yang tidak melayani dengan baik, silakan laporkan kepada kami. Kami akan meneruskan laporan tersebut kepada Menteri Agama dan memastikan tindakan tegas. Termasuk kemungkinan pemulangan petugas sebelum puncak haji,” tegasnya saat melepas Kloter 7 CJH, Jumat (09/05) di Asrama Haji Mataram.

Zamroni mengatakan ancaman tidak saja ditujukan ke PHD namun kepada petugas lainnya. Misalnya seperti ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter dan perawat wajib memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.

Zamroni menyampaikan tiga pesan penting Menteri Agama yang ditujukan kepada para jemaah calon haji. Para jemaah calon haji diingatkan tidak terlibat dalam pembicaraan yang tidak perlu. Selain itu, jemaah calon haji juga diminta untuk memanfaatkan momen berharganya untuk berdoa, berdzikir, dan beribadah. “Ini kan mereka sudah menunggu lama. Jadi harus dimanfaatkan dengan baik oleh para jemaah,” katanya.

Zamroni juga menekankan pentingnya penggunaan ponsel. Ia meminta agar jemaah tidak menggunakan ponsel mereka saat beribadah, terutama saat tawaf. Ia menyarankan agar penggunaannya hanya di waktu yang tepat, seperti saat berada di hotel. “Memang penting mengabari keluarga, tetapi jangan sampai mengurangi nilai ibadah,” ujarnya.

Kepala Kanwil Kemenag NTB ini juga menekankan perlunya kesabaran di setiap langkah pelaksanaan ibadah haji. Zamroni mengajak seluruh jemaah calon haji untuk menjaga nama baik Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, dan bangsa Indonesia. “Karena Indonesia dikenal santun, terutama kita dari Nusa Tenggara Barat,” kata Zamroni. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer