Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah mengukuhkan 27 pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) KLU dengan masa bakti 2025–2030. Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan harapan besar agar para srikandi Lombok Utara ini semakin aktif dan progresif. Dengan harapan mampu membangun sinergi kuat bersama pemerintah daerah, serta memperkuat peran perempuan dalam setiap lini pembangunan, khususnya dalam percepatan penanganan stunting yang masih menjadi tantangan krusial.
Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar mengatakan, persoalan stunting yang masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Lombok Utara. Meski prevalensi stunting di daerah ini tertinggi di NTB, namun Lombok Utara juga dikenal sebagai daerah dengan penurunan angka stunting tercepat.
“Kita memang masih mencatat angka stunting tertinggi di NTB, tetapi ada ruang optimisme karena penurunan stunting di Lombok Utara adalah yang tertinggi. Untuk itu, kami sangat berharap sentuhan hati dan keterlibatan aktif para ibu-ibu GOW dalam mendukung percepatan program penanganan stunting,” ujarnya.
Pengukuhan pengurus baru ini bertujuan untuk mempercepat langkah GOW agar bisa segera bekerja dan merealisasikan berbagai program baru yang telah direncanakan. Apalagi GOW adalah mitra terdekat pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Sehingga pentingnya peran strategis GOW sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan program-program sosial dan pembangunan, khususnya yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” terangnya.
Hal Ini menunjukkan bahwa GOW tidak hanya sekadar organisasi perempuan, melainkan salah satu pilar penting yang diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat. “Kolaborasi erat antara pemerintah dan GOW diharapkan mampu menciptakan generasi Lombok Utara yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera di masa depan,” imbuhnya. (dpi)

