25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaEventJelang Fornas VIII, Usaha Transportasi dan Hotel di NTB Kebanjiran Tamu

Jelang Fornas VIII, Usaha Transportasi dan Hotel di NTB Kebanjiran Tamu

Mataram (Inside Lombok) – Penyelenggaraan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 akan digelar pada 26 Juli hingga 1 Agustus di NTB. Pesta olahraga masyarakat terbesar di Indonesia ini pun membawa berkah ekonomi luar biasa bagi sektor transportasi dan perhotelan lokal.

Sejak H-10 jelang pembukaan resmi, tingkat hunian hotel di Kota Mataram, Lombok Tengah, dan Lombok Barat melonjak tajam hingga rata-rata 90 persen. Bahkan beberapa hotel mencatat penuh sejak pertengahan Juli. Hal ini dipicu kedatangan lebih dari 18.000 peserta dan official dari 38 provinsi, serta ribuan keluarga, wisatawan, dan relawan yang turut menyemarakkan FORNAS tahun ini.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi menyampaikan FORNAS 2025 menjadi momen penting kebangkitan industri perhotelan pasca-pandemi. Dari sejumlah laporan yang masuk, tingkat okupansi yang sebelumnya masih di bawah 60 persen kini melonjak drastis. Bahkan permintaan untuk kamar hotel berbintang dan non-bintang tumbuh merata hingga ke wilayah pinggiran venue. Layanan sewa mobil, ojek online, shuttle bus, hingga penyedia jasa transportasi laut seperti fast boat ke Gili Trawangan mencatat lonjakan permintaan hingga 200 persen.

Pemerintah Provinsi NTB menargetkan perputaran ekonomi daerah melalui FORNAS VIII ini bisa menembus Rp100–130 miliar. Terutama dari sektor transportasi, akomodasi, UMKM, dan pariwisata. Yusron menyatakan bahwa seluruh moda transportasi telah disiagakan penuh demi kelancaran mobilisasi peserta dan tamu. “FORNAS bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga mesin penggerak ekonomi rakyat. Ini efek ganda yang nyata. Kami mengajak masyarakat NTB memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin,” ujarnya.

Ia mengatakan, panitia FORNAS itu hanya mengakomodir kebutuhan 600 peserta, yang terdiri dari wasit, juri. “Jadi semua penyedia layanan transportasi dan akomodasi ini harus betul-betul menyiapkan diri, karena jumlah yang datang ke NTB ini tidak main-main jumlahnya,” tutupnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer