Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Ajak Masyarakat Boikot Ritel Modern

Aksi mahasiswa turun jalan guna mengajak masyarakat untuk memboikot ritel modern, di Masbagik, Rabu (22/07/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Lotim lanjutkan aksinya dengan menggelar mimbar bebas di jalan. Dalam hal ini, aliansi tersebut mengajak semua masyarakat untuk memboikot ritel modern dengan tidak berbelanja di sana.

Ketua koordinator aksi, Rohman Rofiki mengatakan aksi mimbar bebas guna mengajak masyarakat memboikot ritel modern tersebut akan dilaksanakan selama dua hari.

“Kita meminta dukungan dari bawah yaitu masyarakat, untuk bersama-sama menolak penambahan ritel modern dan memberdayakan IKM/UKM,” ujarnya, Rabu (22/07/2020).

Adapun selain itu, berbagai tuntutan yang dilayangkan aliansi tersebut pada acara mimbar bebas yang dilaksanakan di Perempatan Jalan Masbagik. Diantaranya menolak penambahan ritel modern, mendesak Pemkab Lotim mengkaji ulang jarak Alfamart dan Indomart.

“Kita juga mendesak Bupati untuk membongkar paksa ritel modern yang tidak mempunyai izin,” jelasnya.

Aliansi tersebut rencana akan kembali melakukan aksi di Kantor Bupati Lotim pada Senin (27/07/2020) mendatang, dengan membawa massa yang lebih besar.

“Tuntutan kita tidak didengarkan, maka kita akan kembali geruduk kantor Bupati,” jelasnya.

Langkah itu mereka ambil guna memperjuangkan eksistensi para UKM dan IKM di Lotim. Dikatakannya dengan adanya ritel modern para pedagang kecil akan tergerus keberadaannya, dan kalah bersaing dengan ritel modern.