Aparat Kepolisian Jaga Ketat Gudang Penyimpanan Vaksin COVID-19 di NTB

Personel Gegana Brimob Polda NTB melaksanakan tugas penjagaan tempat penyimpanan 28.760 botol vaksin COVID-19 yang berada di Gedung Cold Chain Dinas Kesehatan NTB, Jalan Kesehatan, Mataram, NTB, Rabu (6/1/2021). (Inside Lombok/ANTARA/Dhimas B.P.)

Mataram (Inside Lombok) – Aparat kepolisian menjaga ketat tempat penyimpanan 28.760 botol vaksin COVID-19 yang berada di Gedung Cold Chain Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat, Jalan Kesehatan, Kota Mataram.

“Jadi kami sudah menugaskan anggota untuk menjaga secara ketat 24 jam tempat penyimpanan vaksin COVID-19 yang berada di Dinas Kesehatan NTB,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto di Mataram, Kamis.

Personel yang bertugas, jelasnya, turut dibekali dengan senjata lengkap. Mereka bertugas 24 jam secara bergantian.

Terkait dengan pendistribusian ke 10 kabupaten/kota di NTB, Artanto mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu teknis dari pemerintah. Rencana, vaksinasi pada gelombang pertama ini akan dimulai pada 14 Januari.

“Jadi berapa banyak yang akan didistribusikan ke setiap wilayah, itu teknis, itu yang kita tunggu dari pemerintah,” ujarnya.

Namun untuk proses pendistribusian-nya ke setiap wilayah, Artanto menegaskan bahwa pihaknya sudah siap. Teknis pengamanan dan pengawalan akan dilaksanakan ketat seperti pendistribusian dari pusat ke daerah.

“Sampai di kabupaten/kota juga begitu, akan ada pengamanan dan pengawalan ketat di tempat penyimpanan. Begitu juga saat proses pemberian vaksin kepada penerima,” ucap dia.

Senada yang disampaikan Kabid Humas Polda NTB, giat pengamanan vaksin COVID-19 di Gedung Cold Chain Dinas Kesehatan NTB dikatakan Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi turut dijaga oleh personel-nya.

“Karena tempat penyimpanan berada di wilayah hukum kami, Polresta Mataram turut menerjunkan personel,” kata Heri.

Sebanyak enam personel dari Samapta Polresta Mataram telah disiagakan. Mereka ditugaskan secara bergantian selama 24 jam bersama Tim Gegana Brimob Polda NTB yang bersenjata lengkap.

“Giat patroli keliling juga dilaksanakan setiap dua jam sekali,” ujarnya.

Vaksin COVID-19 produksi Sinovac ini tiba di Kota Mataram pada Selasa (5/1) lalu. Jumlahnya 28.760 dosis yang disimpan dalam 15 koli dengan rincian 14 koli berisi 1.960 botol dosis dan satu koli berisi 1.320 botol.

Vaksin gelombang pertama ini rencananya akan digunakan untuk 14.380 tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTB. (Ant)