24.5 C
Mataram
Rabu, 17 Juli 2024
BerandaBerita UtamaBesok Pagi, Pemkot Mataram Salurkan Bansos BBM

Besok Pagi, Pemkot Mataram Salurkan Bansos BBM

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui Dinas Sosial Kota Mataram akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) akibat kenaikan harga BBM, besok (15/11) pagi. Jumlah penerima bansos yaitu lebih dari 23 ribu orang.

“Kita sedang menunggu pencairan dari BKD hari ini. Kalau hari ini cair insyaallah besok kita akan salurkan. Mudah-mudahan bisa cair hari ini,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Mataram, Sudirman, Senin (14/11) pagi.

Ia mengatakan, semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk pencairan bantuan tersebut sudah terpenuhi dan tinggal menunggu pencairan. “Asal sudah terpenuhi semua dokumen insyaallah ini langsung dicairkan,” katanya.

Diterangkan, pembagian bansos akan dilakukan di masing-masing kelurahan. Mekanisme ini digunakan untuk mengantisipasi pemotongan jumlah bantuan. Karena jika penyaluran melalui perbankkan maka ada biaya administrasi yang harus dibayarkan.

- Advertisement -

“Ternyata kalau pakai rekening kita sudah berkoordinasi dengan bank ada biaya yang dikeluarkan. Kita juga tidak mau uang Rp150 ribu ada potongan walaupun Rp1 pun,” ujarnya.

Sekarang ini tidak ada persoalan terkait data penerima. Setelah dilakukan verifikasi dan validasi di tingkat kelurahan, penerima yang tidak memenuhi syarat sudah diganti. Di mana, jumlah warga Kota Mataram yang akan mendapatkan bansos tersebut sebanyak 23.200 orang.

“Ini bantuannya itu Rp150 ribu sekali saja. Tidak ada tahapan-tahapan,” katanya. Dinsos Kota Mataram akan menempatkan petugas di masing-masing kelurahan untuk pembagian bansos ini. Artinya, bantuan tersebut akan dibagikan langsung oleh petugas.

“Kita akan bagi langsung uangnya tidak kita titip-titip,” kata Sudirman. Pembagian bansos kepada puluhan ribu penerima ini ditargetkan bisa selesai selama enam hari. Karena setiap kecamatan diusahakan bisa selesai dalam jangka sehari.

“Satu hari satu kecamatan, jadi enam kecamatan itu enam hari. Kita berusaha supaya jangan tertunda pekerjaan ini. Karena ini masalah keperluan masyarakat yang mendesak,” ungkapnya. Sudirman menegaskan, selama pembagian bansos dengan total anggaran Rp3,4 miliar untuk 23.200 penerima tersebut tidak ada pemotongan yang dilakukan petugas.

“Itu harapan kita dan itu tidak boleh (ada pemotongan, Red),” tegasnya. Dalam penyaluran bantuan harus memenuhi 4T; yaitu tepat jumlah, tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat administrasi.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram, H. M. Syakirin Hukmi mengatakan pencairan bansos ini ditargetkan bisa dilakukan awal pekan ini. “Saya sudah minta di perbendaharaan untuk memproses hari ini dan pencairan hari ini,” katanya.

Penerima bantuan ini ditegaskan harus sesuai dengan SK kepala daerah. Jumlah bansos yang akan dicairkan sesuai dengan permintaan. “Itu sesuai dengan permintaan. Karena ada untuk tenaga kerja, bansos,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer