Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Warga Pringgasela Tewas Gantung Diri

Pihak kepolisian saat mendatangi TKP, di Pringgasela, Kamis (25/02/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

 

Lombok Timur (Inside Lombok) – Iwan Muliawan, seorang pemuda berusia 31 tahun warga asal Dusun Gubuk Baret, Desa Pringgasela ditemukan tewas gantung diri di dapur milik tetangganya. Diketahui, Iwan mengalami gangguan kejiwaan.

Kapolsek Pringgasela melalui Kasubag Humas Polres Lotim, IPTU L Jaharuddin dari keterangan saksi M Sabri dengan Kartini, bahwasanya pada pukul 05.00 wita, Kartini melihat korban mondar mandir di halaman rumahnya dan menawarkan kopi kepada korban.

“Akan tetapi korban menolak dan Kartini masuk ke rumahnya untuk nonton TV,” ucapnya.

Sekitar pukul 06.00 wita, Kartini masuk ke dapur untuk menyiapkan sarapan dan pergi sesaat untuk menghaluskan tepung di tempat heller. Akan tetapi, setelah kembali ke dapur, Kartini melihat korban sudah dalam kondisi tewas tergantung dengan kaki yang terjuntai ke lantai.

“Saksi Kartini langsung berteriak histeris dan berteriak minta tolong,” katanya.

Mendengar teriakan Kartini, Sabri dan Solihin langsung mendatangi Kartini dan melihat korban dalam kondisi tergantung. Sabri dan Solihin pun langsung memotong tali yang menjerat leher korban dan dibawa menuju rumahnya.

Dari hasil catatan Kepolisian, korban tersebut mengalami gangguan kejiwaan dan sudah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri namun selalu digagalkan oleh keluarganya. Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah dan menolak untuk diautopsi.

“Korban akan dimakamkan di TPU Pringgasela,” imbuhnya.