Habiskan Anggaran Rp10,9 Miliar, Jembatan Lantan Ditarget Rampung 17 Desember

Pembangunan jembatan di Desa Lantan beberapa waktu yang lalu (Inside Lombok/Fahri)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Guna memudahkan akses menuju Sirkuit Motocross 459 Lantan, Pemerintah Daerah Lombok Tengah (Loteng) membangun jembatan di Desa Lantan yang membentang sepanjang 60 meter. Pembangunan jembatan itu pun menghabiskan anggaran hingga Rp10,9 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Loteng, Massadri Zulkarnain mengatakan progres pengerjaan Jembatan Lantan sudah mencapai 95 persen.”Kontrak sudah selesai. Kami sudah melakukan adendum perpanjangan,” katanya, Senin (5/12/2022) di Praya.

Dikatakan, pengerjaan jembatan tersebut sempat molor dari target lantaran kendala pengangkutan material yang telat sampai lokasi pengerjaan. “Akibat pengangkutan baja ini pakai kapal laut yang seharusnya dijanjikan satu minggu sampai di Lembar, ternyata sampai satu bulan lebih,” ujaranya.

Melihat kendala itu, kontrak pengerjaan jembatan tersebut diperpanjang hingga 25 Desember. Bergeser dari target sebelumnya berakhir pada bulan November kemarin. Saat ini pengerjaan jembatan itupun terus dikebut.

“Itu target pelaksanaanya tapi kan mereka kerjakan sampai malam. Sampai tanggal 17 Desember sudah tuntas dan bisa dilewati kan itu kita targetkan, ” jelasnya.

Jembatan itu pun dipastikan akan beroperasi sebelum kejuaraan provinsi motocross berlangsung di Sirkuit Motocross 459 Lantan. “Insyaallah efektif beroperasi tanggal 17 Desember sebelum acara Kejurprov, pekerjaan yang tersisa tinggal cor lantai dan akan diaspal,” pungkasnya. (fhr)